LONDON-KEMPALAN: Seorang pengedar narkoba di kota Liverpool, Inggris, dengan santainya mengira dia adalah yang terbaik, sampai polisi mendapatkan semua bukti yang mereka butuhkan untuk menangkapnya dari foto yang dia bagikan yang memegang sekotak kecil keju Stilton krim.
Carl Stewart, 39, dijatuhi hukuman 13 tahun enam bulan penjara di Pengadilan Mahkota Liverpool pekan lalu setelah dia mengaku bersalah atas konspirasi untuk memasok kokain, MDMA dan ketamin serta mengirimkan alat kriminal.
Kalau bukan karena foto yang dia bagikan tentang dirinya yang sedang memegang blok keju dari pengecer Inggris terkemuka, Marks & Spencer, dia masih bisa memasok obat-obatan dalam jumlah besar.
Mengutip dari AP, Stewart ditangkap setelah dia memposting foto di layanan pesan terenkripsi EncroChat. Tanpa sepengetahuannya, layanan tersebut telah dibobol oleh polisi di Eropa. Dari situ, telapak tangan dan sidik jarinya dianalisis dan polisi menangkap orangnya.
Detektif Detektif Polisi Merseyside Lee Wilkinson mengatakan Stewart telah “terpikat oleh kecintaannya pada keju Stilton.”
Stewart tidak sendirian dalam mengakhiri aktivitas kriminalnya di EncroChat. Polisi Merseyside mengatakan sekitar 60.000 pengguna kini telah diidentifikasi di seluruh dunia, dengan sekitar 10.000 di antaranya di Inggris saja. Semua dikatakan terlibat dalam koordinasi dan perencanaan pasokan dan distribusi obat-obatan dan senjata, pencucian uang, dan kegiatan kriminal lainnya
Polisi Merseyside telah menangkap lebih dari 60 orang sebagai bagian dari Operasi Venetic, dan tiga penjahat lainnya dijatuhi hukuman penjara jangka panjang Tiga lagi akan dijatuhi hukuman pada hari Kamis.
Shaun Harrison, 33, adalah salah satu dari mereka, dijatuhi hukuman 10 tahun delapan bulan penjara setelah mengaku bersalah atas konspirasi untuk memasok kokain dan ganja. Harrison ketahuan setelah dia mengungkapkan detail pribadi dirinya di EncroChat, di mana dia memeganh “Scantbee and Sandferret.”
“Polisi Merseyside, bersama dengan lembaga penegak hukum di seluruh dunia, tidak akan meninggalkan kebutuhan bisnis yang terlewat dalam mengejar orang-orang yang merasa mereka di atas hukum, dan kami akan terus menargetkan siapa pun yang terlibat dalam kejahatan terorganisir yang serius untuk menjaga momentum positif ini terus berjalan ,” kata Wilkinson. (AP, Belva Dzaky Aulia)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi