Rabu, 15 April 2026, pukul : 06:57 WIB
Surabaya
--°C

Rusia Dukung Belarusia, Putin Kawan Lukashenka

SOCHI-KEMPALAN: Presiden Rusia Vladimir Putin telah menawarkan dukungan kepada mitranya dari Belarusia, Alexander Lukashenka dalam perselisihannya dengan Barat atas pendaratan paksa jet penumpang Athena ke Vilnius untuk menangkap seorang jurnalis.

Putin, sekutu dekat Lukashenko, Jumat (28/5) memberikan dukungannya kepada pemimpin Belarusia, dengan hangat menyambutnya untuk pembicaraan di kota Sochi di Rusia selatan dan setuju dengan Lukashenka bahwa reaksi Barat terhadap insiden itu adalah “ledakan emosi.”

“Pada suatu waktu mereka memaksa pesawat presiden Bolivia untuk mendarat dan membawanya keluar dari pesawat dan tidak ada apa-apa, (semuanya) diam,” kata Putin, merujuk pada insiden 2013 di mana pesawat Evo Morales terpaksa mendarat di Austria pada saat Amerika Serikat mencoba mencegat pengungkap fakta Edward Snowden.

Pembicaraan di kota Sochi di Laut Hitam itu diselenggarakan sebelum insiden pesawat, tetapi dilaksanakan setelah banyak negara Eropa memberlakukan larangan penerbangan pada ke Belarusia dan Uni Eropa sedang mempertimbangkan sanksi lebih lanjut.

Lukashenko mengatakan kepada Putin bahwa dia akan menunjukkan kepadanya beberapa dokumen rahasia tentang insiden Ryanair yang akan membantu pemimpin Rusia itu memahami apa yang sebenarnya terjadi.

“Selalu ada orang yang menyebabkan masalah bagi kami. Anda tahu tentang mereka, saya akan memberi tahu Anda, “kata Lukashenko kepada Putin seperti yang dikutip Kempalan dari Aljazeera. Ia juga mengatakan, dirinya membawa sejumlah dokumen yang akan membantu Putin memahami apa yang sedang terjadi di Belarusia.

Tampak santai dan tersenyum, Putin sebelumnya menyarankan kedua pria itu berenang, sesuatu yang disetujui Lukashenko. Putin memberi tahu Lukashenko bahwa kedua pria itu terus membangun negara serikat, tetapi melakukannya dengan mantap, tanpa tergesa-gesa, dan dengan cara yang sederhana.

Pemerintah Rusia mengatakan Belarusia telah menunjukkan kesiapan untuk transparansi dalam permasalahan itu dan menggambarkan reaksi Barat terhadap insiden pesawat itu sebagai “mengejutkan”, dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menuduhnya “menjelekkan” pihak berwenang di Minsk. (Aljazeera, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.