JAKARTA-KEMPALAN: Dua perusahaan raksasa tanah air, yakni Gojek dan Tokopedia, resmi melakukan merger. Merger sendiri merupakan penggabungan perusahaan yang acap kali terjadi pada sektor bisnis konvensional. Yang menjadi menarik, kedua perusahaan rintisan ini mendapatkan lebel perusahaan unicorn.
Kedua perusahaan berbasis di sektor teknologi ini, secara resmi membentuk satu perusahaan baru bernama GoTo Group. Hal ini membuat manuver bisnis yang luar biasa, dimana perusahaan ini akan mencakup kepada lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan. Angka tersebut sangat besar dan akan berbanding lurus dengan segala langkah serta dampak yang akan dihasilkan oleh GoTo Group.
Kehadiran GoTo Group secara gamblang akan diprediksi menjadi sebuah tantangan serius bagi industri perbankan. Secara holistik, menjadi tantangan bagi segmentasi bisnis untuk para konsumen.
Panji Irawan selaku Direktur Treasury dan International Banking Bank Mandiri, mengutarakan bahwa perusahaan Gojek dan Tokopedia sebenarnya memiliki konsep serta model bisnis yang terdiferensiasi. Akan tetapi, kedua perusahaan ini memiliki kapasitas dan kekuatan di sektor yang sangat tersegmentasi tersebut.
“Pada Gojek, karena dia sudah multifunction dan bisa masuk tidak hanya kepada jasa layanan antar pick up dan sebagainya. Dan ini bergandeng pula dengan e-commerce di Tokopedia, ini menjadi lebih seru,” ucapnya dalam Media Gathering Virtual Economic Outlook & Industri Kuartal II 2021, Rabu (19/5).
Panji melihat bahwa pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama satu tahun lebih, membuat para pelaku bisnis di industri perbankan melakukan adaptasi terhadap model bisnis pada segmentasi consumer.
Dimana pandemi Covid-19 yang melarang untuk melakukan mobilitas secara masif, berakibat pada terbatasnya ruang gerak bagi para konsumen. Hal ini yang membuat para industri bank harus memaksimalkan ruang-ruang dan layanan-layanan virtual untuk tetap menjalankan fungsinya.
“Transaksi-transaksi yang biasanya di ATM sudah turun, bahkan mobile banking, Livin by Mandiri, sudah lebih tinggi dibanding ATN. Itu sudah fakta-fakta banking melakukan penyesuaian,” tuturnya.
Panji mengatakan bahwa pihaknya (industri Bank), tidak terlalu khawatir dengan kehadiran Group GoTo. Hal ini dikarenakan, ia menilai pembayaran pada segmentasi industri Bank dengan keuntungan yang lebih rendah jika dikomparasikan dengan lainnya. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi