JAKARTA-KEMPALAN: Beberapa hari ini, Indonesia dihebohkan dengan skema merger yang ditempuh oleh dua perusahaan teknologi tanah air, yakni Gojek dan Tokopedia. Gojek dan Tokopedia secara resmi menjalin kemitraan dan berkolaborasi menjadi satu, dengan nama GoTo Group.
Dalam melancarkan setiap skema dan langkah yang dijalankan oleh pihak GoTo Group, tentu sangat diperlukan investor dalam skala makro dalam membantu memberikan suntikan dana kepada perusahaan ini. Sehingga, dapat dilihat bahwa berbagai perusahaan dengan skala blue-chip berlomba-lomba mengantre untuk menjadi investor di GoTo Group.
Merger antara Gojek dan Tokopedia tentu membuat nama Indonesia menjadi tranding topic di media internasional. Framing mengenai pembentukan GoTo Group berhembus hingga masuk ke dalam perbincangan ekonomi dan bisnis internasional. Hal ini yang memantik para perusahaan untuk berpartisipasi dalam hal investasi di perusahaan kedua terbesar tanah air ini.
Nama-nama besar bermunculan, mulai dari perusahaan teknologi terbesar, Google, hingga salah satu perusahaan terbesar di negara tirai bambu, Alibaba Group. Dalam hal ini, Alibaba Group dinilai sebagai salah satu pemegang saham terbesar di GoTo Group.
Alibaba Group melihat, bahwa skema kedepan dari GoTo Group, akan menghasilkan sebuah prospek yang menarik dan positif. Alibaba Group optimis dengan proses bisnis dari GoTo Group, bukan hanya skala regional saja namun di pangsa pasar internasional.
Michael Yao selaku Senior Vice President Alibaba Group mengungkapkan, bahwa selama empat tahun terakhir, pihaknya telah melihat kepiawaian Willian Tanuwijaya sebagai CEO Tokopedia dalam memaksimalkan langkah bisnisnya di sektor marketplace di Indonesia. Perlu diketahui bahwa Alibaba Group merupakan investor terbesar dari perusahaan Tokopedia.
“Kami yakin bahwa dengan kolaborasi dua perusahaan terkemuka ini, mereka memiliki posisi yang kuat untuk menciptakan nilai tambah bagi karyawan, konsumen dan industri secara keseluruhan,” imbuhnya dalam keterangan resminya, Senin (17/5).
Dilain sisi, James Mitchell selaku Chief Strategy Officer dan Senior Executive Vice President of Tencent, mengutarakan bahwa pengalaman yang positif dalam hal-hal di sektor perusahaan berlabel decacorn dan unicorn, dimana ia yakin bahwa Group GoTo akan memiliki kesempatan untuk bertumuh dengan baik.
“Kami berharap dapat terus mendukung kombinasi usaha GoTo secara grup di Indonesia dan di seluruh Asia Tenggara pada tahun-tahun mendatang,” jelasnya.
Adapun beberapa perusahaan yang menjadi investor dalam Group GoTo. Yaitu, Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa, dan Warburg Pincus. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi