Rabu, 29 April 2026, pukul : 07:36 WIB
Surabaya
--°C

Pastikan Kelayakan Fasilitas Karantina PMI, Plh Sekdaprov Jatim Tinjau Asrama Haji

SURABAYA-KEMPALAN: Plh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono bersama Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto meninjau Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Senin (17/5). Hal tersebut untuk mengecek dan memastikan kelayakan fasilitas karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru kembali ke Jatim.

Sesampainya di Asrama Haji, Plh Sekdaprov Heru dan Mayjen Suharyanto langsung memeriksa beberapa kamar di beberapa blok bangunan yang dihuni PMI.

Kamar-kamar pertama yang dicek adalah kamar berkapasitas empat orang dengan empat tempat tidur dan satu kamar mandi di dalam.  Namun demikian, kamar-kamar itu hanya dihuni oleh setengah kapasitas yakni dua orang.

Selanjutnya, Sekdaprov Heru dan Mayjend Suharyanto melihat kamar tambahan, yaitu berupa empat tempat tidur kayu bertingkat dengan kapasitas 8 orang. Kamar ini hanya diisi saat kamar biasa penuh dan hanya dibatasi untuk 4 orang. Sedangkan, kamar mandi untuk blok tambahan ini berada di luar. Meskipun begitu, kesterilan kamar mandi juga dijaga dengan pembersihan secara rutin.

Selain mengecek blok penginapan PMI, Heru melihat blok zona merah di mana mereka yang positif Covid-19 dikarantina. Hanya saja, semua pengunjung tidak diizinkan memasuki gedung itu sebab wilayah tersebut diblokir dan hanya boleh diakses oleh petugas ber-APD.

Terkait kebutuhan dasar para PMI, juga telah dipenuhi oleh pihak Asrama Haji. Mulai dari handuk, peralatan mandi, air mineral, service kamar yang rutin dibersihkan, serta penyemprotan disinfektan. Sedangkan untuk kebutuhan pangan, telah dibangun dapur umum yang dikelola oleh Tagana.

Pada kesempatan tersebut, Heru dan Mayjen Suharyanto menyempatkan diri menyapa PMI yang berada di Asrama Haji. Beberapa dari mereka sedang menyiapkan diri untuk pulang dan menunggu penjemputan dari pihak kabupaten/kota masing-masing.

Kepada para PMI, Heru berpesan agar tidak menurunkan kesiagaan dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Ini penting, untuk memastikan kesehatan mereka terjaga serta untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Demi keluarga yang sudah ditinggal bertahun-tahun, saya harap bapak-ibu dapat menjaga diri dan menjalankan prokes. Kalau sudah pulang ke daerah, karantina dulu sebelum bertemu orang-orang tercinta,” pesannya.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto menegaskan bahwa pihaknya juga aktif terlibat dalam hal penegakan disiplin, kebersihan dan ketertiban atas kepulangan para PMI. Bahkan, pihaknya juga memastikan kondisi para PMI ketika dikarantina di Asrama Haji.

“Anggota TNI telah terilibat aktif bersama anggota Polri dan ASN dari Pemprov Jatim untuk membantu segala sesuatunya. Untuk menegakkan disiplin, kebersihan dan ketertiban,” terang Suharyanto.

Untuk diketahui, sudah ada 9.222 PMI yang telah masuk ke Jawa Timur. Dari jumlah itu, per tanggal 17 Mei 2021, sudah ada sekitar 450 orang yang menghuni Asrama Haji Sukolilo. Sejak 28 April 2021, ada sekitar 70 orang yang positif Covid-19, dan 80 persen di antaranya telah pulang ke daerah masing-masing. Sisanya, 20 persen PMI terinfeksi merupakan warga Surabaya.

Kapasitas Asrama Haji Sukolilo Surabaya sendiri hanya 1.200 orang. Sedangkan, angka tertinggi yang pernah dicapai Asrama Haji adalah 1.000 orang PMI pada 5 Mei 2021. Selain itu, setiap harinya akan ada 400-500 PMI yang datang dan sebagian yang pulang. Maka dengan kapasitas yang ada, angka tersebut masih dapat diatasi di Asrama Haji. (*)

Penulis: Dwi Arifin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.