Minggu, 12 April 2026, pukul : 04:34 WIB
Surabaya
--°C

Indonesia Hentikan Distribusi Vaksin AstraZeneca

JAKARTA – KEMPALAN: Sejumlah besar dosis baru vaksin AstraZeneca tidak lagi didistribusikan usai seorang penerima vaksin berumur 22 tahun meninggal setelah disuntik vaksin tersebut. Vaksin yang baru itu akan menjalani tes sterilitas dan toksisitas kembali.

Kebijakan ini diumumkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia pada Minggu (16/5) usai seorang penerima vaksin meninggal sehari setelah vaksinasi.

“Ini sebagai bentuk kewaspadaan pemerintah untuk menjamin keamanan vaksin ini. Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tenang dan tidak tertelan oleh rumor yang beredar,” kata juru bicara kementerian dalam sebuah pernyataan yang dikutip Kempalan dari Russia Today.

Sejumlah baru vaksin yang dianggap berbahaya ini dikenal dengan sebutan ‘CTMAV547’, terdiri dari sekitar 448.480 dosis vaksin. Ini adalah bagian dari hampir empat juta pengiriman dosis yang dialokasikan ke Indonesia di bawah program COVAX, yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Uji “sterilitas dan toksisitas” hanya akan dilakukan pada sekumpulan vaksin yang mencurigakan, dan distribusi sisa stok AstraZeneca Indonesia lainnya akan terus berlanjut tanpa gangguan.

“Penggunaan vaksin AstraZeneca terus berlanjut karena vaksinasi Covid-19 membawa manfaat yang lebih besar,” tegas kementerian.

Menurut Hendra, CTMAV547 akan tetap disimpan setidaknya selama dua minggu sementara uji “sterilitas dan toksisitas” masih berlangsung, kata ketua komite pemantau vaksin.

“Setelah terbukti steril dan tidak mengandung racun, penggunaan vaksin akan dilanjutkan. Hasil tercepat kami bisa dalam dua minggu,” kata pejabat itu. (Russia Today, reza m hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.