SIDOARJO – KEMPALAN : Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah mengunjungi rumah salah satu warganya di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo yang baru saja berduka yaitu Auliana Marida, Sabtu (1/5). Warga asli Bima NTB itu merupakan istri mendiang Sertu Kom Acmad Faisal, salah satu awak ABK KRI Nanggala 402 yang gugur saat menjalankan tugas.
Dalam kunjungan itu Gubernur NTB Zulkieflimansyah memberikan santunan kepada Auliana Marida yang merupakan warga Kelurahan, Pane Kota Bima, NTB. Auliana menikah dengan Sertu Kom Achmad Faisal pada 2018. Adapun almarhum Faisal diketahui sebagai bertugas menangani tabung terpedo pada kapal selam KRI Nanggala 402 yang tengelam di perarian Bali.
“Bu Auliana Marida, Istri ABK KRI Nanggala 402 Sertu Kom Achmad Faisal ini merupakan asli NTB. Jadi ini keluarga besar, sehingga duka keluarga ini secara otomatis merupakan duka bagi kami warga NTB secara keseluruhan,” kata Zulkieflimansyah.

Zulkieflimansyah mengatakan, pihaknya siap untuk membantu istri mendiang Sertu Kom Achmad Faisal jika ingin bekerja baik itu di Jakarta, Surabaya atau juga bila ingin pulang kembali ke NTB menjadi salah satu karyawan Bank NTB. Namun dia memahami jika duka masih menyelimuti keluarga kecil ini. Sehingga dia menjamin bantuan ini bisa diakses kapan saja.
“Hal itu karena upaya bersama dengan Dirut Bank NTB untuk membantu Ibu Aulia ini bekerja. Kebetulan sesuai dengan keahlian yang kami butuhkan yaitu di bidang IT sesuai dengan jurusan kuliahnya,” ujarnya.
Sementara itu, Auliana Marida menuturkan kalau saat ini dirinya masih belum kepikiran untuk kembali bekerja. Karena sejak menikah dengan korban pada 2018 lalu dirinya memenuhi permintaan suami untuk menjadi ibu rumah tangga.
“Saya masih belum kepikiran. Mungkin tiga bulan kedepan saya masih ingin tinggal di rumah ini,” katanya.
Secara khusus Auliana Marida menceritakan bahwa dirinya tidak memiliki firasat khusus akan kepergian suaminya itu karena setiap kali akan latihan dirinya sudah diberi pemahaman akan risiko yang bakal terjadi.
“Kalau kapal selam berbeda dengan kapal lainnya. Kalau pintu sudah tertutup dan masuk ke dalam laut itu sama dengan meninggal. Itu pemahaman yang diberikan kepada kami, karena signal atau apapun sudah putus hubungan,” ungkap ibu dari Adnan Zaydan Abdillah.
Namun secara khusus, ada salah satu sikap suaminya yang tidak seperti biasanya. Dimana, ia menitipkan dompet berikut PIN kartu ATM lewat rekan satu divisi di Angkatan Laut (AL).
Dompet yang diterimanya Senin 26 April 2021 itu, ujar Auliana Marida, berisi kartu ATM, foto kebersamaan mereka serta lembaran surat cinta yang terkumpul rapi sejak mengawali hubungan asmara tahun 2015 silam.
“Saya sama adik ipar kaget begitu dapat titipan dompet sekaligus PIN kartu ATM. Selama ini dia tidak pernah seperti itu. Saat saya tanya adakah pesan lain? Temannya menjawab tidak berpesan apa-apa,” ujarnya.
Kunjungi Dahlan Iskan

Pasca berkunjung ke rumah duka Sertu Kom Ahmad Faisal, Zulkieflimansyah mengunjungi jurnalis senior Jawa Timur yang juga mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan di Surabaya.
Dalam pertemuan tersebut yang berlangsung sekitar 2 jam, Dahlan Iskan banyak memberikan masukan guna mendorong kemajuan Provinsi NTB khususnya mendesak agar Pemprov NTB berupaya mandiri membiayai pembangunan Jembatan antar pulau Sumbawa-Lombok.
Sementara itu saat di Bandara Juanda, Gubernur NTB juga secara tidak sengaja bertemu dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang baru selesai kunjungan kerja ke Provinsi Riau.
Dalam pertemuan yang tidak terjadwal itu, kedua Gubernur tersebut saling berkabar dan menyempatkan diri untuk berfoto bersama.
Secara khusus akhirnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengantarkan keberangkatan kembali Gubernur NTB Zulkieflimansyah dengan melepas di ruang VVIP Bandara Juanda. (Nani Mashita)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi