Rabu, 6 Mei 2026, pukul : 18:07 WIB
Surabaya
--°C

Makkah Diguyur Hujan Es

MAKKAHKEMPALAN: Hujan deras disertai angin kencang dan butiran es turun di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi Selasa, (27/4).

Meski awan gelap menyelimuti Masjidil Haram sepanjang hujan tersebut, tetap tak menyurutkan jemaah umrah untuk tetap beribadah di sekeliling Ka’bah tempat tawaf.

Fawaid, responden kempalan.com di Makkah yang dihubungi Rabu pagi mengatakan hujan deras turun bersamaan butiran es. “Bertepatan adzan Ashar hujan turun. Meski begitu, jamaah tak surut tetap melakukan ibadah,” tutur Fawaid yang sudah 20 tahun mukimin di kawasan Misfalah, Makkah.

Menurut Fawaid, pengelola masjidil Harram juga mengumumkan hujan deras tersebut di akun Twitter mereka.

“Sekarang. Pada bulan penuh kebaikan dan berkah ini, hujan deras terjadi di Masjidil Haram. Semoga Allah menurunkan hujan yang penuh kebaikan dan berkah,” kutip Fawaid

Sedangkan Pemerintah Makkah lewat Twitter mengumumkan bahwa potensi hujan sedang hingga lebat masih terjadi pada Rabu (hari ini, red) hingga Minggu 2 Mei nanti.

Arab Saudi yang dikenal sebagai negara gurun dan bersuhu panas selain beberapa kali mendapat hujan es pernah juga mengalami hujan salju.

Hujan salju di Arab Saudi terjadi 2020 pada bulan Januari di wilayah Tabuk.

Tabuk yang berjarak 193 kilometer dari Laut Merah adalah wilayah terdingin di Saudi. Suhu di sana bisa mencapai 4 derajat C, namun dalam kondisi kering bukan bersalju.

Munculnya hujan salju dan es di Arab Saudi menimbulkan spekulasi tentang tanda-tanda kiamat.

Dalam haditsnya, Rasulullah Shalallahu ‘Alayhi Wasallam pernah mengatakan tanda-tanda kiamat ada sepuluh.

“Dari Hudzaifah bin Asid Al Ghifari berkata, Rasulullah menghampiri kami saat kami tengah membicarakan sesuatu. Ia bertanya, ‘Apa yang kalian bicarakan?’ Kami menjawab, ‘Kami membicarakan kiamat.’ Ia bersabda, ‘Kiamat tidaklah terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda-tanda sebelumnya.’ Rasulullah menyebut kabut, Dajjal, binatang (ad-dābbah), terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam AS, Ya’juj dan Ma’juj, tiga gerhana; gerhana di timur, gerhana di barat dan gerhana di jazirah Arab dan yang terakhir adalah api muncul dari Yaman menggiring manusia menuju tempat perkumpulan mereka.”
(HR Muslim). (fim)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.