Minggu, 28 Juni 2026, pukul : 00:23 WIB
Surabaya
--°C

Vjosa Osmani Resmi Jadi Presiden Perempuan Kosovo, Vetevendosje Kuasai Segala Lini

PRISTINA-KEMPALAN: Parlemen Kosovo pada Minggu (4/4) malam melantik Vjosa Osmani, bekas pembicara parlemen dan sekutu dari Partai Vetevendosje-nya Albin Kurti, sebagai Presiden Kosovo.

Sejumlah 71 anggota parlemen dari 120 kursi yang ada mendukung Osmani dengan dua partai oposisi memboikot pemilihan tersebut bersama dengan partai minoritas etnis Serbia. Osmani menjadi pemimpin perempuan kedua Kosovo semenjak kemerdekaannya pada tahun 2008.

Ia sempat menjabat menjadi plt presiden semenjak 2020, ketika mantan pemimpin Kosovo Liberation Army (KLA) yang juga menjadi presiden, Hashim Thaci mengundurkan diri karena permasalahan kejahatan perang yang disidangkan di Den Haag, Belanda.

Pemilihannya berarti bahwa gerakan nasionalis-kiri Kurti, yang menyapu pemilihan pada 14 Februari, sekarang mengontrol tiga posisi politik teratas di negara itu, presiden, perdana menteri, dan pembicara.

Kurti, yang telah berjanji untuk menindak para elit politik yang telah menguasai Kosovo sejak perang 1998-99 dengan Serbia, mengatakan terpilihnya Osmani berarti bahwa Vetevendosje telah “menyelesaikan pendirian lembaga kami dan memasuki wilayah baru keberlanjutan dan kemakmuran bagi rakyat Kosovo.”

Posisi presiden sebagian besar bersifat seremonial tetapi Osmani akan aktif dalam kebijakan luar negeri dan akan menjadi panglima angkatan bersenjata. Karena itu, Osmani kemungkinan akan terlibat dalam pembicaraan yang ditengahi UE yang sedang berlangsung dengan Serbia, yang masih belum mengakui kemerdekaan Kosovo. Mengenai Serbia, Osmani mengatakan dialog antara kedua negara harus adil dan setara.

“Kami akan selamanya berterima kasih kepada mereka yang mendukung Kosovo melalui kebebasan dan kemerdekaan serta pendirian negara. Hari ini kami meminta mereka untuk berdiri di sisi kami dalam tujuan bersama kami untuk integrasi cepat ke dalam struktur Euro-Atlantik, dalam pengembangan ekonomi, dalam memastikan kesetaraan dan dalam kesejahteraan umum negara,” katanya seperti yang dikutip Kempalan dari Anadolu Agency. (Euronews/Anadolu Agency, rez)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.