MENLO PARK, KEMPALAN: Mark Zuckerberg, CEO Facebook Inc, mengungkapkan bahwa saat ini pihkanya sedang fokus dalam pengembangan teknologi Augmentd Reality (AR) yang diinput dalam alat berupa kacamata pintar. Teknologi Augmentd Reality (AR) dikalim oleh Mark Zuckerberg dapat memungkinkan untuk melakukan teleport atau berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Proyek visioner ini diperkirakan akan selesai pada tahun 2030.
Dalam podcast The Information 411, Mark Zuckerberg menjelaskan bahwa tujuan dari pengembangan teknologi Augmentd Reality (AR) adalah untuk mengkreasikan sebuah pengalaman interaktif dalam ruang virtual, namun secara eskplisit dapat terasa interaksi secara langsung. Tentu hal ini merupakan sebuah pengalaman yang cukup unik sekaligus transformatif. Cukup berbeda dengan interaksi online semu yang dewasa ini masyarakat lakukan melalui platform digital, seperti Zoom, Skype, dan Google Meet.
“Anda memiliki teknologi yang memungkinkan anda untuk berkomunikasi dan itu bisa dengan kesetiaan yang berbeda, dimana dapat membantu anda melihat apa yang terjadi dengan orang lain,” ucap Mark Zuckerberg dalam podcast The Information 411, Minggu (14/3).
Teknologi Augmentd Reality (AR) yang secara fokus dikembangkan oleh Facebook ini, dapat memberikan suatu yang ajaib. Dimana mengenai rasa kehadiran dan perasaan dari pengguna dapat direpresentasikan secara utuh dalam teknologi ini. Pengguna dapat merasakan pengalaman dalam satu ruangan yang sama, walaupun berada di tempat yang berbeda.
“Dari pada menelpon seseorang atau melakukan obrolan video, anda cukup saja menjetikkan jari anda serta berteleportasi,” ungkap Mark Zuckerberg.
Proyek ini dahulu dirintis oleh Facebool Reality Labs pada tahun 2014 lalu. Dalam laman resminya, Facebook menjelaskan teknologi yang dapat digunakan dan diimplementasikan oleh kacamata canggih ini.
Para pengguna akan disarankan menggunakan sarung tangan khusus untuk mengetik di keyboard dan membisukan kebisingan latar belakang ketika berada diluar ruangan. Kemudian, secara otomatis dapat mengirim panggilan ke pesan suara saat pemakainya terlibat dalam percakapan secara langsung. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi