PEKANBARU – KEMPALAN : Tim dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Riau, hari ini sedang menyiapkan peralatan dan alat berat yang akan digunakan untuk menutup lubang semburan gas di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ihsan, Pekanbaru, Riau. Hal tersebut dilakukan setelah intensitas semburan gas terus menurun.
Kepala ESDM Riau Indra Agus Lukman mengatakan, saat ini tim sudah membuat kanal di sekitar lubang semburan. Kanal tersebut untuk mengantisipasi jika terjadi semburan kembali saat dilakukan penutupan.

“Kanal dibuat untuk mengantisipasi semburan lumpur supaya tidak meluber ke mana-mana.” kata Indra, Minggu (14/2).
Indra juga menjelaskan, penutupan lubang semburan dilakukan dengan menyemprotkan air ke dalam lubang. Setelah itu baru dilakukan penutupan.
“Namun jika cara itu tidak berhasil, penutupan akan dilakukan dengan cara menyemprotkan lumpur padat ke dalam lubang dengan alat berat, setelah itu baru di semen,” jelasnya.
Untuk penutupan tersebut, akan dilakukan besok, Senin (15/2). Hari ini tim dari ESDM masih melakukan persiapan pekerjaan disekitar lubang semburan. “Beberapa alat pendukung juga baru datang hari ini, jadi besok sudah bisa digunakan,” sebutnya.
Seperti telah diberitakan Kempalan.com , semburan gas bercampur lumpur di Ponpes Al-Ihsan terjadi sejak Kamis (4/2), akibat pengerjaan sumur bor. Sejak kejadian itu, kegiatan belajar-mengajar berhenti dan 34 santrinya langsung dipindahkan ke Ponpes Al-Ihsan di Kubang, Pekanbaru. (sol/tan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi