Minggu, 3 Mei 2026, pukul : 09:23 WIB
Surabaya
--°C

Naik Kelas Tetap Sukses Juara, Ini Resep Pegolf Jennifer Quinn

Pegolf junior Jatim Jennifer Quinn Effendi melakukan pukulan di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, dalam ajang Pondok Indah International Junior Golf Championship (PIIJGC) 2025, 16-18 Desember lalu. Dia jadi pemenang di kelas Girls B. (Foto: PIIJGC)

JAKARTA-KEMPALAN: Golfer junior Jatim asal Kediri Jennifer Quinn Effendi bisa membuktikan bahwa naik ke level yang lebih tinggi bukan ganjalan merajai pada ajang Pondok Indah International Junior Golf Championship (PIIJGC) 2025, 16—18 Desember lalu.

Dalam ajang PIIJGC tahun ini Quinn bertanding di kelas Girls B. Dia selalu juara di kelas Girls C dua edisi beruntun. Tahun ini, Quinn mencatatkan hat-trick dengan juara di kelas Girls B.

Untuk memenangi PIIJGC ini Quinn mencatatkan 226 pukulan, atau 10 pukulan di atas par. Secara keseluruhan, Quinn hanya kalah dari dua pegolf dari Korsel yang sama-sama bermain di kelas di atas Quinn, Girls A.

Dua pegolf Korsel tersebut antara lain Gyubeen Kim dan Sieun Lee. Menurutnya, kunci terpenting dalam debutnya kali ini lebih ke adaptasi. Terlebih dia main tiga hari. Sebelumnya di Kelas C dia hanya bermain dua hari.

Pegolf junior Jatim Jennifer Quinn Effendi saat melakukan pukulan dalam turnamen golf Pondok Indah International Junior Golf Championship (PIIJGC) 2025 di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, 16-18 Desember lalu. (Foto: Istimewa)
Pegolf junior Jatim Jennifer Quinn Effendi saat melakukan pukulan dalam turnamen golf Pondok Indah International Junior Golf Championship (PIIJGC) 2025 di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, 16-18 Desember lalu. (Foto: Istimewa)

’’Aku berusaha adaptasi secepatnya terhadap cuaca yang tidak menentu di sini. Karena ada hujan, angin kencang, dan panas yang terik juga,’’ sebut Quinn. Dia bangga bisa jadi pegolf putri Indonesia terbaik di ajang ini.

Meski demikia, Quinn masih merasa ada target yang harus dia kejar berikutnya. ’’Ada target yang belum bisa aku capai kali ini, yaitu bermain under,’’ tegas pegolf yang duduk di kelas VIII SMPK Petra Kediri itu.

Diakuinya, sebelum turun dalam turnamen tersebut, dia banyak mengasah dari latihan ketahanan fisik. Selain itu, dia pun latihan untuk menambah distance dan mempertajam akurasinya.

BACA JUGA: Quinn Menangi Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship dengan Dua Pukulan di Bawah Par

Menurut Quinn, bermain sehari lebih lama dibandingkan tahun lalu di kelas Girls C memang cukup berdampak baginya. Makanya dia pun menambah latihannya di sisi ketahanan fisik.

Dia pun sudah membeberkan evaluasinya dalam ajang-ajang berikutnya saat dia sudah naik kelas ke Girls B. ’’Aku harus mengurangi kesalahan-kesalahan dari sisi pukulan, meningkatkan akurasi dan berusaha menguasai cuaca yang ekstrem. Di antaranya dari panas, hujan, dan angin kencang,’’ tegas Quinn. (YMP)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.