Minggu, 12 Juli 2026, pukul : 03:24 WIB
Surabaya
--°C

TPI dan 74 Bangunan Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Lekok Geger, Pasuruan

Pj.Gubernur Jatim Adhy Karyono meninjau daerah terdampak bencana angin puting beliung di wilayah TPI Kecamatan Lekok Geger, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/1).

PASURUAN-KEMPALAN: Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono gerak cepat meninjau daerah terdampak bencana angin puting beliung, yaitu wilayah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kecamatan Lekok Geger, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/1).

Adhy memastikan bahwa kerusakan yang ada di TPI tersebut tidak terlalu parah, atau rusak ringan. Selain TPI, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ada total 74 bangunan yang rusak ringan, mayoritas rumah.

“Setelah kami lihat secara kondisi bangunan tidak begitu parah melainkan rusak ringan. Total bangunan dan rumah yang rusak di sini 74 dengan status rusak ringan,” ujarnya.

Adhy menambahkan, yang mengalami kerusakan rata-rata bangunan tempat usaha pelelangan ikan yang dimiliki pemerintah dengan status disewakan. Ia berjanji, bangunan tersebut segera diperbaiki.

BACA JUGA  Pemkot Surabaya Ajak Komunitas Ramaikan SUBEC Creative Hub

“Nanti akan segera diselesaikan terutama atap-atap yang lepas akibat sapuan angin puting beliung bersama Pemkab Pasuruan dibantu CSR,” ungkapnya.

“Turut diberikan bantuan darurat bagi warga yang rumahnya rusak, yakni makanan dan kelengkapan rumah tangga,” imbuh Adhy.

Ke depan, Adhy mengingatkan kepada masyarakat bahwa kondisi cuaca untuk bencana hidrometeorologi sedang berada di puncak seperti hujan deras, angin kencang, dan puting beliung pasti terjadi.

“Kami berharap semua sistem aktif tidak menunggu dan ini salah satu kejadian yang sangat cepat,” tegasnya.

Lebih lanjut, imbaun Adhy tersebut, sebagai upaya menyelamatkan nasib mata pencaharian nelayan di tengah kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem, khususnya mereka yang tinggal di kawasan pesisir.

BACA JUGA  Singapura Puncaki Peringkat Pusat Maritim Global Selama 13 Tahun Berturut-turut

“Bagaimana menyelamatkan mata pencaharian mereka sebagai nelayan agar pemberdayaan ekonomi masyarakat di sini dan akses kemampuan untuk melaut tumbuh,” pungkasnya.

Sebagai informasi, angin puting beliung melanda Kabupaten Pasuruan pada pukul 16.30 WIB, Minggu (19/1). Sejumlah rumah dan fasilitas umum dilaporkan rusak. Sementara untuk korban, nihil. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.