SURABAYA-KEMPALAN: Pelatih Bali United, Stefano Cugurra menyebut bahwa rotasi pemain menjadi alasan yang menyebabkan timnya kalah 3-1 dari Persebaya.
Bali United mengalami kekalahan 3-1 saat menghadapi Persebaya pada laga uji coba yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (28/5) sore WIB.
Laga uji coba ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara hari jadi Kota Surabaya yang bertajuk 730 games.
Tiga gol Persebaya Surabaya dicetak oleh Kasim Botan (23′), M. Iqbal (65′). dan Ferdinand Sinaga (90+1′). Sementara Bali hanya mampu membalas sekali lewat tendangan bebas M Rahmat di menit ke-74.
Setelah pertandingan, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra tak ingin ambil pusing dengan kekalahan yang diderita timnya.
Pria yang akrab disapa Coach Teco itu beralasan bahwa kekalahan tersebut disebabkan karena timnya melakukan banyak rotasi pemain untuk menghindari kemungkinan cedera.
Rotasi itu dilakukan agar para pemain Bali United bisa tetap fit saat berlaga di ajang play-off Liga Champions Asia (ACL) melawan PSM Makassar.
“Kami tidak ingin pasang pemain 90 menit takut pemain cedera, karena seminggu lagi harus menghadapi PSM Makassar, karena melawan PSM lebih penting dibanding uji coba.” kata Stefano Cugurra.
“Kami bisa bawa banyak pemain dan pasang semua pemain dan lihat yang kurang, pasti ada, akan kami perbaiki latihan seminggu sebelum hadapi PSM, semoga bisa tampil lebih bagus.” tambah pelatih asal Brasil tersebut.
Meski menelan kekalahan, Teco tetap merasa senang karena timnya mampu bermain bagus dan menyuguhkan pertandingan yang menarik untuk Bonek dan Bonita yang sudah datang memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo.
“Walaupun ini cuma uji coba, Bonek dan Bonita datang penuhi stadion, soal pertandingan saya pikir menarik, kedua tim main bagus dan main menyerang.” imbuh Coach Teco.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi