Dihancurkan Lazio Empat Gol Tanpa Balas, Ini kata Pioli

waktu baca 2 menit
Pemain AC Milan yang berjalan di depan selebrasi pemain-pemain SS Lazio. (Foto: Sempremilan)

ROMA-KEMPALAN: Ambisi AC Milan untuk mempertahankan gelar scudetto Liga Italia musim ini bisa semakin menipis. Ketika SSC Napoli semakin jauh melesat di puncak klasemen sampai paro musim pertama Liga Italia, Milan malah tak mampu menjaga konsistensinya.

Dalam grande partita di Stadio Olimpico, Roma, menghadapi tuan rumah SS Lazio, Milan malah hancur dengan kekalahan empat gol tanpa balas! Sergej Milinkovic-Savic, Mattia Zaccagni, Luis Alberto, dan Felipe Anderson yang menjebol gawang Milan masing-masing pada menit ke-4, 38, 67, dan 75. Gol Alberto dicetak dari titik putih.

BACA JUGA: Rekor Tak Terkalahkan AC Milan Terhenti di 244 Hari

Di bawah gawang Rossoneri (julukan Milan) ketika itu adalah penjaga gawang keduanya Ciprian Tatarusanu. Bagi Milan ini adalah kekalahan terbesarnya di Liga Italia setelah menyandang label sebagai pemegang scudetto.

Tidak hanya itu. Jalan Davide Calabria dkk memburu Il Partenopei (julukan Napoli) juga semakin berat. Pasalnya, sekarang jarak antara Milan dengan Napoli sudah mencapai 12 poin, atau telah berjarak empat kemenangan!

Berbicara setelah pertandingan, allenatore Milan Stefano Pioli masih konfiden bisa menguntit di belakang Napoli. Pioli pun tidak takut anak asuhnya gagal memenangi scudetto lagi musim ini. Begitu pula dengan antusiasme pendukung Milan.

’’Pendukung kami sudah sangat luar biasa. Kami pun tidak boleh kehilangan apa yang sudah kami ciptakan selama ini. Ini harus jadi insentif bagi kami,’’ ucap Pioli seperti yang dikutip dalam laman Tuttomercatoweb.

Diakui Pioli, dua pekan pertama setelah jeda Piala Dunia 2022 sangat berat baginya supaya bisa mengembalikan energi pemainnya. ’’Saya pun ingin dekat dengan para pemain untuk memberi energi bagi mereka, dan membuat mereka melakukan hal-hal yang sederhana,’’ sambung Pioli.

Kebobolan empat gol ini menambah jumlah gol yang menembus gawang Milan ketika dikawal Tatarusanu. Bukan Mike Maignan, portiere utamanya. Maignan sudah kembali dari cederanya. ’’Tetapi saya tidak tahu kapan dia akan kembali bermain bersama kami,’’ ucap mantan nahkoda Inter Milan tersebut. (Yunita Mega Pratiwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *