Jumat, 24 April 2026, pukul : 11:27 WIB
Surabaya
--°C

Raih 1 Emas dan 4 Perak, Menembak Surabaya Gagal Penuhi Target

BONDOWOSO-KEMPALAN: Cabor menembak Kota Surabaya gagal memenuhi target di Porprov VII Jatim 2022 yang berlangsung di Kabupaten Bondowoso. Surabaya hanya mampu meraih 1 medali emas, 4 perak dan 3 perunggu.

Juara umum cabor menembak di sandang Kabupaten Sampang yang membabit 2 medali emas dan 2 perak Sedang posisi ketiga ditempati Kabupaten Sidoarjo meraih 1 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Satu-satunya medali emas Surabaya dipersembahkan dari nomor air rifle mixed 10 meter atas nama Virenza Nara Fhurzan dan Ramadhani Wahyu K. Sedang 4 medali perak direbut dri nomor air rifle 10 meter putra atas nama Adon Deandra Labib Putra, air rifle 10 meter Putri atas nama Virenza Nara Fursa, air rifle benchrest 25 meter WRAB-Heavy Varmint putri atas nama Amelia Putri Amanda, dan Air rifle silhoutte 18-41 meter Putra atas nama Luqman Syarif Rahmadani.

Dapat medali emas, pelatih menembak Surabaya Drajat Erwan Sasono digundul di atas podium.

Sementara 3 medali perunggu direbut dari nomor air pistol mixed 10 meter atas nama Putri Rizkika Cahya M dan M Rafli Firta, nomor air rifle mixed 10 meter atas nama Erlin Larasati dan Adon Deandra Labip Putra, serta air rifle 10 meter putra atas nama Ramadhani Wahyu K.

Atas hasil tersebut berarti gagal memenuhi target, baik target Perbakin Kota Surabaya maupun KONI Kota Surabaya. “Kalau Perbakin hanya menargetkan 3 medali emas, sedang KONI memberi target 4 medali emas,” kata pelatih menembak Kota Surabaya di Porprov VII Jatim 2022, Drajat Erwan Sasono, Jumat (1/7).

Menurut Drajat, kegagalan tersebut karena persiapan Kota Surabaya kurang pada Porprov kali ini. “Kita hanya latihan dua kali seminggu, yakni Sabtu dan Minggu. Itu pun tiga sampai empat jam sekali latihan,” kilahnya.

Klasemen akhir perolehan medali cabor menembak.

Padahal, lanjut Drajat, atlet daerah lain ternyata lebih siap dari Surabaya. Mereka kebanyakan latihan lebih dari tiga kali dalam seminggu, bahkan ada yang latihan setiap hari usai pulang sekolah.

“Ya, mungkin ini sebagai bahan evaluasi kita ke depan. Bahwa kita harus latihan lebih banyak lagi untuk bisa mendapatkan medali emas. Kalau tidak, kita akan semakin tertinggal dengan daerah lain,” tandasnya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.