SIDOARJO-KEMPALAN : Penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Krian dipastikan molor. Sebab, PT. Permata Anugerah Yalapersada hingga berakhir 31 Desember baru menyelesaikan 98 persen.
“Sekarang pembangunan baru 98 persen, kalau diselesaikan hari ini saya rasa tidak mungkin karena ada beberapa bagian yang masih dikerjakan. Kami butuh waktu 3 hari lagi untuk menyelesaikan semuanya,” Kata Agus Hermawan Manager PT. Permata Anugerah Yalapersada kepada Rombongan Komisi C DPRD Sidoarjo, Jumat (31/12/2021).
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sidoarjo, Anang Siswandoko menegaskan dari hasil inspeksi mendadak masih ditemukan banyak item pekerjaan yang belum selesai.
Salah satu yang menjadi sorotan ialah pemasangan plavon dilantai 4 baru sekitar 60 persen, pintu kamar inap dan keramik lantai banyak yang belum terpasang sempurna.

“Kalau selesainya tidak tepat waktu, tentu ada denda yang harus dibayar oleh kontraktor. Karena kontraknya sampai nanti pukul 24:00 Wib,” ujarnya.
Ketua Fraksi Gerindra itu mengingatkan Pemkab Sidoarjo untuk proyek pengerjaan fisik untuk dilakukan lelang lebih cepat, sehingga tidak terjadi keterlambatan penyelesaian.
“Sering sudah kami ingatkan, Unit Lelang Pengadaan (ULP) agar langsung melakukan lelang sejak awal tahun. Karena ini juga berkaitan dengan kualitas pengerjaan proyeknya nanti,” pungkasnya
Perlu diketahui, Inspeksi mendadak dari Komisi C DPRD Sidoarjo diikuti, Anang Siswandoko, Moh. Nizar, Iswahyudi, Vike Widya Asroni dan Muzayyin yang didampingi oleh jajaran Dinas Perkim CKTR Sidoarjo. (Ambari Taufiq)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi