KABUL-KEMPALAN: Seorang anggota senior Taliban muncul dalam siaran televisi yang dipandu oleh seorang perempuan. Di sana, perwakilan organisasi tersebut menyatakan bahwa kelompoknya berjanji untuk membentuk pemerintahan yang adil dan hak yang setara dengan berlandaskan hukum syariah.
Perwakilan tersebut bernama Mawlawi Abdul Hak Hammad yang merupakan anggota senior tim media Taliban dan juga menjadi kepala radio Suara Syariah. Ia muncul dalam acara talkshow di TOLOnews bersama Behesha Arghandha, presenter perempuan.
Dalam acara itu, ia memastikan kelompoknya ada untuk menjamin keamanan. Baginya, perlahan keamanan dari negaranya akan membaik. Hammad juga menyampaikan bahwa seluruh Afghanistan akan berada di bawah kendali Taliban ketika provinsi Pansjhir, yang masih belum ditaklukkan dan berada di bawah kendali wakil presiden Amrullah Saleh, jatuh ke tangan mereka.
Ia menyampaikan bahwa sedang ada konsultasi mengenai bagaimana bentuk dari pemerintahan Afghanistan. Akan segera diumumkan struktur dan nama dari pemerintahan itu.
Hammad menuding “hanya mereka yang merampok dan menjual” Afghanistan yang melarikan diri ketika kelompoknya berusaha untuk masuk ke dalam Kabul. Dia turut menambahkan, sekarang Taliban menjadi pemilik sebenarnya dari Afghanistan.
“Taliban bukanlah pencuri atau pengkhianat seperti pemerintahan sebelumnya. Nama Taliban telah ternodai oleh propaganda dari Barat. Anak Mullah Mohammed Omar, Mullah Mohammed Yaqob telah mengeluarkan pernyataan. Kami tidak akan merusak (barang) kepemilikan siapapun. Kami tidak mencari balas dendam. Kami di sini untuk menyediakan keamanan,” tambah Hammad seperti yang dikutip Kempalan dari Anadolu Agency.
Ia menuding Ashraf Ghani, mantan presiden Afghanistan, telah merampok negaranya dengan membawa lari sekitar $60 juta, sementara $40 juta sisanya tertinggal. Ia juga menyerukan agar negaranya aman dari pendudukan asing lagi. (AA, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi