GOTHENBURG-KEMPALAN: Menurut peneliti Ali Harandi dari Universitas Gothenburg, tidak sepenuhnya tidak memungkinkan bahwa vaksin akan mempengaruhi menstruasi. Namun, bahkan jika ini masalahnya, gangguan tersebut akan diklasifikasikan sebagai efek samping yang agak tidak berbahaya.
Melansir Sputnik News, ratusan wanita Skandinavia telah melaporkan gangguan menstruasi setelah divaksinasi COVID-19. Di Swedia, ada sebanyak 400 kasus, menurut Badan Produk Medis, sementara Denmark telah melaporkan lebih dari 1.000 kasus kelainan menstruasi sehubungan dengan vaksinasi.
“Ini adalah kelainan menstruasi sehubungan dengan vaksinasi terhadap COVID-19. Hal ini bisa karena menstruasi yang tidak teratur, tetapi bisa juga tentang pendarahan setelah menopause,” kata Ebba Hallberg, pakar senior di Badan Produk Medis Swedia.
Baik lembaganya dan European Medicines Agency (EMA) mengikuti perkembangan tersebut, tetapi saat ini tidak dapat mengatakan apakah itu efek samping atau bukan, karena tidak ada hubungan yang pasti.
“Ini yang kami pantau, tapi saat ini kami belum bisa berkomentar apakah ada hubungannya dengan vaksin atau tidak. Ini juga diikuti di tingkat UE, tetapi tidak ada dukungan untuk koneksi yang ditemukan di sana juga,” tambahnya seperti yang dikutip Kempalan dari Sputnik News.
Ia mengatakan gangguan menstruasi saat ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seraya menambahkan bahwa itu mungkin terjadi bahkan secara normal, tanpa ada hubungannya dengan vaksinasi.
Namun, sebagian besar laporan telah dinilai sebagai “reaksi merugikan yang diduga tidak serius” dan tidak dipandang sebagai penyebab kekhawatiran.
“Hal itu tidak menyebabkan (seseorang) rawat inap di rumah sakit atau mengancam jiwa. Di Swedia, sebagian besar laporan berasal dari individu pribadi,” rangkumnya.
Namun, karena cerita tentang perubahan sementara dalam siklus menstruasi setelah vaksinasi terus menumpuk di seluruh dunia, fenomena ini juga akan diteliti melalui studi oleh University of Illinois. (SN, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi