WASHINGTON-KEMPALAN: Menter Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken berangkat ke Timur Tengah pada Senin (23/5) usai gencatan senjata antara Hamas dan Israel mulai terlaksana pada Jumat (21/5). Perjalanan ini adalah kunjungan pertama Blinken terhadap kawasan tersebut sebagai diplomat AS.
Ia akan menemui Menteri Luar Negeri Palestina, Israel dan lainnya di Timur Tengah sebagai upaya Pemerintah AS membangun perdamaian di Gaza. Sang menteri akan berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pejabat lainnya di Yerusalem.
“Di Ramallah, dia akan bertemu dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh, dan pejabat senior lainnya dari Otoritas Palestina,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price Senin mengonfirmasi keberangkatan Blinken ke Timur Tengah.
Adapun Pemerintah AS berkomitmen untuk bekerja sama dengan pihak berwenang di Palestina dan PBB untuk menyediakan bantuan kemanusiaan secara cepat dan mengumpulkan dukungan internasional untuk Gaza dan upaya pembangunan kembali wilayah itu.
“Fokus kami saat ini tanpa henti adalah menangani situasi kemanusiaan, mulai melakukan rekonstruksi dan membangun kembali, dan terlibat secara intens dengan semua orang, dengan Palestina, dengan Israel, dengan mitra di wilayah tersebut,” kata Blinken kepada CNN, Minggu (22/5) berkaitan dengan rencana pemerintahnya usai gencatan senjata Israel-Hamas.
Blinken akan mengunjungi pula Mesir yang menengahi gencatan senjata di Gaza antara Israel dan Hamas, yang mana ia akan bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sissi dan Menteri Luar Negerinya, Sameh Shoukry. Ia dijadwalkan mengakhiri kunjungannya di Amman untuk bertemu dengan Abdullah, Raja Yordania dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi. (Voice of America, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi