QUITO-KEMPALAN: Darwin’s Arch, formasi batuan alam terkenal di Kepulauan Galapagos, telah runtuh ke laut akibat erosi, kata pejabat lingkungan Ekuador.
“Kami melaporkan bahwa Busur Darwin yang ikonik runtuh,” tulis kementerian dalam bahasa Spanyol di halaman Facebook-nya pada hari Selasa (18/5) waktu setempat.
Formasi batu setinggi 43 meter (141 kaki), dinamai menurut naturalis Inggris Charles Darwin, berdiri di ujung paling utara Kepulauan Galapagos dan merupakan tempat yang populer bagi penyelam scuba.
Melansir dari Aljazeera, Foto-foto yang diposting di media sosial oleh Kementerian Lingkungan Ekuador menunjukkan puing-puing dari atas lengkungan telah runtuh ke laut dengan dua tiang penyangga masih berdiri.

Bantuan ini dulunya merupakan satu bagian dari Pulau Darwin di dekatnya, lengkungan ini terkenal karena berbagai kehidupan bawah lautnya, termasuk gerombolan hiu martil.
Galapagos adalah kepulauan vulkanik terpencil di Samudra Pasifik 600 mil (965 kilometer) barat Ekuador dan rumah bagi flora dan fauna unik yang menginspirasi teori evolusi naturalis Inggris Charles Darwin.
234 pulau, teluk kecil, dan bebatuan merupakan bagian dari cagar biosfer dan situs Warisan Dunia. Empat di antaranya adalah rumah bagi sekitar 30.000 orang. (Aljazeera, Abdul Manaf Farid)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi