Rabu, 22 April 2026, pukul : 02:02 WIB
Surabaya
--°C

Pandangan Gilles Deleuze, Filsuf Prancis, tentang Palestina

PARIS-KEMPALAN: Pada tahun 1982, Gilles Deleuze, filsuf kondang asal Prancis berbincang dengan Elias Sanbar, pendiri Jurnal Kajian Palestina berkenaan dengan pentingnya jurnal itu dan keberadaan warga serta tanah air Palestina.

Deleuze menyebutkan, banyak artikel dari jurnal itu menunjukkan dan menganalisis cara baru bagaimana orang Palestina telah terusir dari tanah airnya, hal itu penting baginya, karena memposisikan warga Palestina sebagai orang yang dievakuasi dan terusir, bukan dijajah. Sejarah Zionisme dan Israel adalah bagaimana mengosongkan sebuah wilayah dan mengeluarkan orang dari wilayah itu, bukan datang dan memaksa orang di suatu wilayah untuk bekerja kepada mereka.

Sanbar menyepakati pandangan Deleuze dan mengatakan bahwa orang Palestina adalah pengungsi yang menarik karena mereka tidak dievakuasi ke luar negeri tapi ke wilayah yang tetap menjadi milik mereka.

“Orang-orang Palestina terus-menerus dicela karena menolak mengakui Israel. Lihat, kata orang Israel, mereka ingin menghancurkan kita. Tapi Palestina sendiri telah berjuang selama lebih dari 50 tahun untuk diakui,” ujar Deleuze dalam perbincangan dengan Sanbar itu.

Mengutip dari Boaz Evron yang menulis di jurnal itu, Deleuze mengatakan, negara Israel mempertahankan dirinya sepenuhnya dalam situasi ekonomi dan keuangan yang bergantung pada Barat sedemikian rupa yang belum pernah terjadi pada negara lainnya. Sebaliknya, Palestina adalah orang-orang yang sepenuhnya normal (tidak bergantung dengan negara Barat).

Konflik Israel-Palestina dimulai dengan masuknya orang-orang Yahudi pada tahun 1948, memuncak pada 1967. Israel yang didukung diam-diam oleh Amerika Serikat dan Inggris telah mencaplok sebagian besar wilayah yang dulunya masuk ke dalam Palestina. Upaya menyingkirkan warga Palestina ini berlanjut hingga momen Idulfitri 2021 ini. (reza m hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.