Minggu, 12 April 2026, pukul : 04:27 WIB
Surabaya
--°C

Pengabdian kepada Allah Terus Berlanjut dan tanda Bertaqwa

Oleh: Ferry Is Mirza

Wartawan Utama, Pengurus PWI Jawa Timur

KEMPALAN: Hari ini, hari ke-30 Ramadhan 1442 H.
Semua bersiap untuk menyambut 1 Syawal 1442 H.
Jajan hari raya telah disiapkan.
Semua akan menikmati opor ayam beserta ketupat. Tentu kita berharap menikmati bebas tersebut hanya sehari saja 1 Syawal.

Saat 2 Syawal kita lanjutkan tirakat dalam ibadah kepadaNya.
Hal ini untuk menjalankan sabda Nabi Sayyidina Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam

من صام رمضان ثم أتبعه ستاً من شوال كان كصيام الدهر
رواه مسلم

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian diikuti dengan puasa 6 hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa setahun
(HR. Muslim)

Berpuasa setahun akan diraih jika menyempurnakan puasa Ramadhan dengan puasa 6 hari di bulan Syawal.
Teknis melaksanakan sesuai kemampuan masing-masing.
Terpenting 6 hari di bulan Syawal, dimulai 2 Syawal.

Menjadi Orang yang Bertaqwa

Sebagaimana disebutkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al Qur’an, bahwa tujuan daripada puasa Ramadhan adalah untuk menjadikan umat Islam menjadi orang yang bertaqwa, sebagaimana firmanNya :
“Hai Orang-orang yang beriman di wajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, supaya kamu menjadi orang yang bertaqwa” (QS. Al Baqarah: 183)

Pertanyaannya sekarang adalah sudahkah kita ini menjadi orang yang bertaqwa, setelah kita melaksanakan ibadah puasa Ramadhan bertahun-tahun dan bahkan berpuluh-puluh tahun, ataukah justru derajat taqwa semakin jauh dari diri kita, karena ibadah puasa belum mengantarkan kita menjadi insan yang bertaqwa.

Untuk mengetahui apakah kita sudah mencapai derajat taqwa atau belum, dapat dilihat dari lima ciri utama orang yang bertaqwa, sebagaimana disebutkan dalam Surat Ali Imran ayat 133-134, yakni :

– Bersegera meminta ampun kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika melakukan kesalahan.
Orang taqwa bukan tidak pernah salah, tetapi ketika berbuat salah, segera meminta ampun dan atau meminta maaf;

– Gemar bersedekah baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah;

– Menahan dan atau mengendalikan diri ketika marah, sehingga semua tindakan dan kebijakannya dilakukan dalam keadaan tenang;

– Memaafkan orang lain yang melakukan kesalahan terhadapnya;

– Dan Berbuat baik kepada orang yang berbuat jahat kepadanya.

Jika lima ciri ini ada pada diri kita, itu berarti bahwa kita telah mencapai derajat taqwa.

In syaa Allah semua amal ibadah kita di bulan suci Ramadhan ini diterima dan diijabbah Allah Ta’ala dan kita dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan mendatang dalam keadaan sehat wal afiyaa.
Robbana Taqobbal minna.
Aamiiin. (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.