BEIJING-KEMPALAN: China menyerukan ketenangan ketika ketegangan terjadi di Yerusalem Timur yang diduduki Israel pada Senin (10/5) setelah pasukan Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa dan melukai ratusan warga Palestina.
“China bersedia memainkan peran konstruktif dalam dimulainya kembali pembicaraan damai antara Israel dan Palestina sejalan dengan resolusi PBB bersama dengan pihak internasional terkait.”
“Kami menyerukan ketenangan dan menahan diri untuk menghindari bentrokan yang dapat mengakibatkan cedera lebih lanjut,” kata Hua Chunying, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, pada konferensi pers di Beijing.
Melansir dari Anadolu Agency, Sekelompok warga Sri Lanka pada Senin (10/5) meminta pemerintahnya untuk mengungkapkan kemarahan orang-orang di negara pulau itu terhadap serangan brutal pasukan Israel terhadap warga Palestina di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang dicaplok.
“(Kami) menyerukan kepada pemerintah Sri Lanka untuk bergabung dengan komunitas dunia dalam mengutuk tindakan biadab dan ilegal oleh Israel, dan mengungkapkan kemarahan rakyat Sri Lanka terhadap pendudukan gaya apartheid di Palestina oleh Israel,” kata sebuah pernyataan oleh Komite Sri Lanka untuk Solidaritas dengan Palestina.
Sementara itu, kelompok Bulan Sabit Merah Palestina juga meminta Kerajaan Yordania mengambil tindakan dalam memenuhi tanggung jawabnya sebagai penjaga resmi situs-situs suci di Yerusalem, termasuk Masjid Al-Aqsa yang merupakan situs tersuci ketiga umat Islam.
Mengutuk upaya penggusuran ilegal terbaru terhadap ratusan keluarga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah, kelompok itu juga meminta PBB “untuk memenuhi tanggung jawabnya kepada orang-orang terjajah Palestina dalam krisis dekolonisasi yang belum terselesaikan ini”. (Anadolu Agency, Abdul Manaf Farid)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi