Rabu, 6 Mei 2026, pukul : 19:54 WIB
Surabaya
--°C

Jokowi Bangun JLLB Simpang 4 Romokalisari hingga Rel KA Sememi, Ciputra Dukung Penuh

SURABAYA-KEMPALAN: Developer Ciputra sudah membangun jalan lingkar luar barat (JLLB) sepanjang 3 kilometer di kawasan kota mandiri (township) seluas 2000 ha mulai Citraland Selatan hingga Citraland Utara. Kini, operator jalan tol Romokalisari, Pemerintah Pusat, Pemkot Surabaya, Pelindo 3, dan Mitrakarya Multiguna (Sinarmas Land) tengah gencar membangun JLLB ruas Romokalisari hingga Sememi Benowo. Ruas JLLB Romokalisari hingga Sememi Benowo itu rencananya menjadi akses perhelatan Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung pada 2023 mendatang.

Senior Director PT Ciputra Development Tbk Sutoto Yakobus mengungkapkan kepada Kempalan.com, Citraland berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh ruas JLLB di wilayahnya, seiring dengan progress yang direalisasikan oleh Pemkot Surabaya.

“Kita pasti akan mengikuti progress pembangunan JLLB dari pemkot, karena JLLB sendiri merupakan ruas jalan yang penting untuk menopang aktivitas ekonomi di Surabaya Barat hingga Gresik. Pak Wali Kota Eri Cahyadi sendiri sudah menyatakan komitmennya akan melanjutkan pembangunan JLLB yang sudah dirintis Bu Risma,” ujar Sutoto.

Apalagi, Pemkot Surabaya kini tengah berkonsentrasi membangun infrastruktur Surabaya Barat. Salah satunya, dengan terselesaikannya jalan kembar box culvert mulai Banyu Urip hingga Kandangan, Babat Jerawat.

Associate Director Ciputra Lauw Hendra menyatakan JLLB sendiri akan terkoneksi dengan radial road menuju Bundaran PTC hanya menyisakan sedikit lahan yang belum dibebaskan oleh Pemkot Surabaya. “Kalau kita cek lahan yang belum bebas di radial road Lontar itu di kelurahan, semuanya milik perorangan dan rata-rata tanah kosong. Dengan kebutuhan akses alternatif dari Lontar, Benowo, hingga Menganti, radial road sudah sangat mendesak, sehingga kita berharap pemkot menganggarkan pembangunannya di APBD,” ujar Hendra.

Apalagi untuk akses perhelatan Piala Dunia U-20 menuju Stadion Gelora Bung Tomo, kata Hendra, jika tidak melewati tol, maka mau tidak mau akan melewati JLLB dan radial road.

“Sementara JLLB sisi Selatan, mulai dari Made, Alas Malang, hingga kawasan Golf sudah tidak banyak kavling untuk dibebaskan Pemkot Surabaya. Kalau dibandingkan dengan pembebasan ruas MERR Rungkut-Pondok Tjandra, yang tersisa harus dibebaskan Pemkot untuk JLLB sisi selatan ini jauh lebih sedikit,” terang Hendra.

Pemerintah Pusat Bantu Dua Titik JLLB

Progress simpang empat Romokalisari yang menghubungkan tol Romokalisari, JLLB Sememi, stadion GBT, dan flyover Teluk Lamong per 5 Mei 2021.

Sementara itu, beban Kota Surabaya untuk membangun JLLB kini lebih ringan. Sebab, proyek jalan menuju Stadion Bung Tomo tersebut kini dibantu pemerintah pusat. “Alhamdulillah dua lokasi JLLB yang dibantu pusat. Awalnya kan hanya satu lokasi, tapi ternyata saat ini di dua lokasi dan sudah dikerjakan,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Selasa (4/5/2021).

Atas bantuan itu, dia pun berencana untuk menunjukkan progress pembangunan JLLB itu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika berkunjung ke Surabaya. Rencananya, Presiden akan meresmikan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Benowo pada 6 Mei 2021 besok.

“Insyallah nanti Pak Presiden akan saya ajak melewati JLLB, karena pembangunannya banyak dibantu pusat,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya Erna Purnawati menjelaskan ada dua lokasi yang dibangun oleh pemerintah pusat. Awalnya, pemerintah pusat hanya membangun di Simpang Romokalisari hingga simpang 4 Romokalisari yang panjangnya sekitar 1,5 kilometer.

“Rencana awalnya, sebelum exit tol Romokalisari belok kiri hingga ke simpang 4 Romokalisari. Itu sudah lama dibangun dan saat ini progres pembangunannya sudah sekitar 55 persen,” kata Erna.

Namun, dengan berjalannya waktu, ternyata Presiden Jokowi menambah bantuannya untuk membangun JLLB, karena waktu itu JLLB juga dipersiapkan untuk akses jalan perhelatan Piala Dunia U-20. Piala Dunia U-20 kemudian diundur perhelatannya menjadi tahun 2023.

“Lokasi yang kedua yang ditambah oleh Pak Jokowi adalah pembangunan dari Simpang 4 Romokalisari hingga rel kereta api Sememi yang panjangnya sekitar 3,2 kilometer, dan saat ini sudah mulai pengurukan,” tuturnya. Erna menyebutkan titik pertemuan akses jalan itu berada di Simpang 4 Romokalisari.

Dari Simpang 4 itu ke arah timur sudah tersambung dengan Flyover Teluk Lamong yang dibangun Pelindo. Lalu ke arah utara atau ke Simpang Romokalisari sudah dibangun oleh pemerintah pusat dan ini masuk bantuan pertama. Kemudian ke arah Selatan dari Simpang 4 Romokalisari sudah mulai pengurukan yang dibantu oleh pemerintah pusat untuk yang kedua kalinya.

“Nah, kalau yang ke arah barat dari Simpang 4 Romokalisari ini nanti akan tembus Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), sekarang sudah jadi dan sudah diaspal. Panjangnya sekitar 2 kilometer dan itu 620 meter di antaranya digarap oleh pengembang,” katanya. (in/ist/freddy mutiara)

 

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.