SURABAYA-KEMPALAN: Akbar Bram Mahaputra atau yang biasa dipanggil Bram meninggal dunia pada Sabtu pagi (31/7). Bram merupakan putra dari mantan Walikota Surabaya periode 2002-2010, Bambang Dwi Hartono (DH).
Bram sebelum berpulang harus berjibaku dengan Covid-19 yang ganas. Sehingga mengharuskan Bram harus dirawat dengan penanganan khusus di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya.
“Mohon dimaafkan atas segala salah dan apabila ada tanggungan utang mohon disampaikan kepada kami,” ujar sang ayah, Bambang DH.
Portal berita Kempalan.com turut mengucapkan belasungkawa via percakapan WhatsApp kepada Bambang DH.

“Innalillahi wainnailaihi rajiun, ndredek belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya mas Bram pak. Semoga khusnul khatimah dan panjenengan dan ibu diparingi kekuatan dan ketabahan, amien YRA,” tulis Kempalan.com kepada Bambang DH.
Merespons pesan dari Kempalan.com, Bambang DH mengucapkan terima kasih. Dirinya mengharapkan doa kepada ananda Bram agar dosa-dosanya dapat diampuni serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Bambang DH yang sekarang duduk di kursi DPR dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menginformasikan, bahwa mendiang sang anak dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi