KEMPALAN: Kekaisaran Turki Utsmani telah menorehkan jejaknya dalam sejarah dunia semenjak “berdirinya” pada tahun 1326 hingga pembubarannya oleh Mustafa Kemal Ataturk pada 1924. Kekaisaran ini bertahan selama enam abad mempertahankan wilayah yang luas hingga sisanya sekarang dalam bentuk Republik Turki di bawah Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Diawali dari migrasi suku Kayi di bawah pimpinan Ertugrul, Kekaisaran Utsmani pada awalnya hanyalah pecahan suku Kayi yang berhasil sampai di wilayah Anatolia dan membangun wilayahnya sebagai kedatuan paling ujung (di Kota Sogut) dari Kesultanan Seljuk. Anak dari Ertugrul, Utsman lah yang menjadi prototipe nama dari Kekaisaran Utsmani. Ia adalah orang pertama yang terpikir untuk memperluas wilayah dari sukunya.
Usai Utsman, muncul Orkhan, dan setelah Orkhan ialah Murad I, sultan ketiga Utsmani. Murad lah yang memperluas batas-batas Kekaisaran Utsmani hingga Eropa. Menurut Herbert Addam Gibbons dalam bukunya Jejak Awal Khilafah Utsmani, Murad adalah sosok yang sadar bahwa dirinya kurang berpengalaman di medan perang sehingga mengangkat Kara Khalil Tchenderli sebagai wazir untuk membimbingnya.
Murad I terkenal karena membawa Adrianopolis masuk ke dalam wilayah kekuasaan Utsmani yang sekarang bernama Edirne. Adapun menurut Gibbons, pada masa Murad I lah diciptakan kesatuan militer terkenal dari Wangsa Utsmani, Yanisari yang berisikan orang-orang Eropa dari Semenanjung Balkan. Korps Yanisari, meskipun berstatus tentara budak, namun mereka memiliki kemungkinan untuk naik pangkat layaknya pasukan pada umumnya.
Kemenangan di Edirne membuat Kekaisaran Utsmani dan Sultannya, Murad I, diperhitungkan di kancah politik Semenanjung Balkan. Maka dari itu, Tsar Bulgaria Ivan Shishman menawarkan saudari Ratu Maria untuk dinikahi Sultan Murad I.
Menurut Khulaif Ats-Tsunayyan dalam bukunya Ertugrul: Sejarah Turki Utsmani dari Kabilah ke Imperium mengatakan bahwa semasa Sultan Murad I juga ada penaklukan di Kota Heraclea yang juga dikenal sebagai Kota Saranta Qarqalarali dan merebut kembali Kota Sakarya dari Venezia. Selain itu, Murad I juga menolong Andronikos menjadi Kaisar Bizantium dan mendapatkan wilayah Gallipoli sebagai bayaran atas bantuan yang ia berikan.
Pada masa Murad I lah, pasukan Utsmani pertama kali memasuki Konstantinopel, yang nantinya akan menjadi Istanbul usai penaklukan yang dilakukan Sultan Mehmed II. Ia juga berhadapan dengan Pasukan Salib di Kosovo. Usai pertempuran ini, Sultan Murad I dibunuh oleh Milos Obilic.
Sultan Murad I merupakan pemimpin Kekaisaran Utsmani yang pertama yang melebarkan kekuasaannya di wilayah Eropa, membawa pasukannya ke tempat-tempat yang belum pernah ditaklukkan orang Turki. Ia adalah sultan Utsmani yang lahir pada 29 Juni 1326, hari ini pada 695 tahun yang lalu. (reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi