LONDON – KEMPALAN: Raheem Sterling mengakui dia “tidak senang” dengan kurangnya waktu bermain di Manchester City musim lalu.
Striker timnas Inggris itu telah dikaitkan dengan kepindahan dari sang juara Liga Premier setelah mendapati dirinya berada di bangku cadangan pada beberapa kesempatan menjelang akhir kampanye 2020-21, termasuk pertandingan laga perempat final dan semifinal Liga Champions.
Namun, pria berusia 26 tahun itu telah menjadi sosok kunci bagi Inggris dalam dua pertandingan pembukaan Piala Eropa, di mana dia mencetak gol kemenangan melawan Kroasia pekan lalu.
Sterling berkata bahwa dia selalu menunjukkan performa terbaiknya saat melakukan apa yang paling dia sukai.
“Ini hanya kebahagiaan, saya menjadi bahagia, menikmati sepak bola saya dan itulah yang saya lakukan di sini bersama tim nasional.” katanya.
“Jika Anda tidak bermain, Anda tidak bahagia. Itulah saya, itu saya sejak saya masih kecil, jika saya bermain sepak bola saya sangat senang, jika tidak saya tidak bahagia.” tambahnya.
Sterling juga dimainkan saat Inggris bermain imbang tanpa gol melawan Skotlandia pada hari Jumat (18/6), hasil seri itu memunculkan banyak kritikkan dari penonton Wembley di akhir pertandingan.
“Saya merasa ada sedikit reaksi berlebihan secara keseluruhan dalam hal saya tidak tahu apakah itu … Saya hanya merasa ada lebih banyak kepanikan di luar daripada di dalam tim.” katanya.
“Saya tidak melihat siapapun di kamp yang merasakan tekanan atau merasa kesulitan. Hal terbaik yang bisa kami lakukan adalah fokus di lapangan latihan, fokus pada apa yang sedang dilakukan di tim.” tambah Striker Man City itu.
“Kita seharusnya tidak melihat apa yang dikatakan surat kabar, apa yang dikatakan para pakar, semakin Anda mendengarkan suara dari luar, semakin itu dapat mempengaruhi Anda.” tambahnya.
“Saya tidak mengatakan (kritik) di luar itu negatif, tetapi kami tidak ingin ada hal negatif yang merayap masuk dan menyebabkan tingkat kinerja dan tingkat kepercayaan diri pemain turun.”
Tentang ejekan penonton Wembley, dia menambahkan: “Saya merasa para penggemar memiliki harapan kepada kami dengan para pemain yang kami miliki di skuat dan itu memang benar.”
“Tapi seperti yang Anda lihat dari berbagai pertandingan di turnamen, tidak hanya di grup kami, tetapi juga grup lain, ini rumit di sepak bola internasional. Ini tidak semudah yang dipikirkan orang.”
Terlepas dari kekecewaan pada Jumat malam, Inggris dapat kembali memuncaki Grup D dengan kemenangan atas Republik Ceko pada Selasa (22/6).
Memenangkan grup akan menjamin pertandingan babak 16 besar mereka berlangsung Wembley, meskipun itu akan melawan salah satu dari Prancis, Jerman atau Portugal.
Finish kedua akan menawarkan permainan yang lebih mudah di atas kertas dan Sterling mengatakan keuntungan kandang bisa menjadi sangat penting.
“Selalu ada keuntungan berada di kandang sendiri, itu sudah pasti.” katanya.
“Dengan para penggemar yang bersemangat, saya pikir itu bisa menjadi keuntungan yang bagus. Kami belum membicarakan soal itu (permutasi finis kedua). Saat ini tujuan kami adalah untuk mencoba memenangkan grup ini, hanya itu.” tutup Sterling. (Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi