Rusia

Organisasi Politik Anti-Pemerintah Ilegal, Pemimpin dan Anggota Akan Dapat Sanksi Administratif

  • Whatsapp
Logo Yayasan Anti-Korupsi yang didirikan Navalny. (Wikipedia)

MOSKOW-KEMPALAN: Pengadilan Rusia pada Rabu (9/6) menyepakati permintaan jaksa penuntut untuk mengumumkan organisasi yang terkait dengan politisi oposisi yang dipenjarakan, Aleksei Navalny, sebagai “ekstremis”. Ini adalah gerakan terbaru dari pihak berwenang Rusia untuk memblokir oposisi politik agar tidak bisa masuk dalam proses pemilu pada September 2021.

Keputusan Pengadilan Negeri Kota Moskow mendadak muncul, sehingga mencegah orang-orang yang berkaitan dengan Yayasan Anti-Korupsi (FBK) Navalny bersama jejeraring kantor wilayahnya di seluruh Rusia agar tidak bisa masuk ke dalam pemerintahan.

Ketetapan itu juga berisikan hukuman penjara yang cukup lama bagi mereka yang berhubungan dengan organisasi tersebut.

Pihak berwenang Rusia telah menggenjot tekanan mereka terhadap para pembangkang sebelum pemilihan pada September esok, karena jajak pendapat menunjukkan angka terendah terhadap Partai United Russia (partainya Putin) dalam sejarah mereka.

“Kasus ini telah dihubungkan dengan peraturan yang memblokir mereka yang terhubung dengan FBK agar tidak terpilih,” ujar Yevgeny Smirnov, seorang pengacara, yang dikutip Kempalan dari Radio Free Europe/Radio Liberty.

Mereka yang memimpin atau mendirikan organisasi ekstremis atau teroris tidak akan bisa maju dalam pemilihan selama lima tahun, sementara mereka yang bergabung dan bekerja untuk organisasi ekstremis akan diblokir haknya untuk maju pemilu selama tiga tahun. Peraturan ini berlaku surut karena hanya berisikan pembatasan hak. (RFE/RL, reza hikam)

Berita Terkait