Euro 2020

De Bruyne Cedera, Manajer Belgia Geram pada Rudiger

  • Whatsapp
Pelatih Timnas Belgia, Roberto Martinez

PORTO-KEMPALAN: Manajer Timnas Belgia Roberto Martinez geram dengan Antonio Rudiger karena Bek Chelsea itu menjadi penyebab Kevin De Bruyne mengalami cedera dan diragukan tampil di Euro 2020.

Kevin De Bruyne diragukan tampil di Euro 2020 setelah mengalami patah hidung dan keretakan di rongga mata pada kekalahan final Liga Champions Manchester City dari Chelsea. .

De Bruyne dipaksa keluar setelah satu jam saat City tertinggal 1-0 di Porto, menyusul bentrokannya dengan Anthony Rudiger, yang mendapat kartu kuning untuk pelanggaran berat itu.

De Bruyne yang putus asa meneteskan air mata saat dia dipaksa keluar, tetapi tetap tinggal untuk menonton dari bangku cadangan dengan kantong es di area yang terkena, sebelum dibawa pergi oleh staf medis City sebelum akhir pertandingan.

Spesialis di rumah sakit mengkonfirmasi patah tulang ganda, yang menimbulkan keraguan apakah De Bruyne akan fit untuk bermain untuk Belgia di Kejuaraan Eropa.

Pertandingan pertama Belgia adalah melawan Rusia pada hari Sabtu (12/5) dan De Bruyne tidak akan bergabung dengan skuad hingga Senin depan setelah diberi libur tambahan seminggu karena Liga Champions.

Namun, cedera serius yang diderita De Bruyne dalam kekalahan dari Chelsea membuat pemain berusia 29 tahun itu masih belum memiliki kepastian akan pulih tepat waktu untuk turnamen.

Sumber yang dekat dengan De Bruyne mengatakan dia yakin dirinya akan fit untuk bermain, bahkan jika dia harus memakai topeng pelindung untuk bisa turun ke lapangan untuk Belgia.

De Bruyne dalam tweeted mengatakan: “Hai teman-teman baru saja kembali dari rumah sakit. Diagnosis saya adalah patah tulang hidung akut dan patah tulang orbital kiri.”

“Saya merasa baik-baik saja sekarang. Jelas saya masih kecewa tentang kemarin, tetapi kami akan kembali.”

Sementara itu, manajer Belgia Martinez mengatakan Rudiger seharusnya langsung mendapat kartu merah untuk pelanggaran yang memaksa De Bruyne keluar lapangan itu.

“Bagi saya, Rudiger sangat, sangat beruntung,” kata Martinez. “Ketika Anda melihat tayangan ulang, tidak ada benturan kepala.”

“Dia benar-benar menggunakan bahunya melawan Kevin. Dia tampak gegar otak dan kita akan melihat keadaannya.” tambah Martinez.

“Namun, itu menyisakan rasa asam, karena Rudiger memegangi kepalanya, itu hampir seperti dia ingin menunjukkan bahwa dia menyembunyikan sesuatu.” tambah kepala pelatih Belgia itu.

“Bagi saya, itu adalah benturan yang berlebihan dan sembrono. itu seharusnya menjadi kartu merah. Kevin bukanlah ditarik keluar bukan tanpa alasan. Anda bisa melihat rasa sakitnya dan itu adalah mata yang bengkak.” tutupnya. (Mirror UK, Edwin Fatahuddin)

Berita Terkait