Rabu, 11 Februari 2026, pukul : 01:26 WIB
Surabaya
--°C

Mahasiswa Community Outreach Program UK Petra Terjun ke Bendul Merisi Surabaya

SURABAYA-KEMPALAN: Community Outreach Program (COP) gagasan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Petra (UK Petra) menurunkan enam kelompoknya untuk menjalankan aksi nyata program fisik dan non fisik di tengah masyarakat.

Salah satunya kelompok 4 yang melakukan aksinya di RW 01 Bendul Merisi-Kecamatan Wonocolo dengan 4 RT didalamnya. “Memiliki jumlah 145 KK, berdasarkan hasil survei awal daerah ini memiliki beberapa potensi dan hambatan. Hambatan ini diantaranya masalah pemasaran pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), jembatan penyeberangan yang tidak memiliki pembatas sehingga membahayakan keselamatan, sarana pendidikan yang masih kurang dana lain-lain.”, ungkap Michael Susanto selaku ketua kelompok 4 COP 2021 UK Petra.

Para mahasiswa mengikat tulangan dengan kawat bendrat.

Kelompok yang berjumlah 21 mahasiswa dari berbagai program studi yang ada di UK Petra ini akan didampingi Dr.rer.nat., Ir. Surya Hermawan, S.T., M.T., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Mereka akan mengerjakan program fisik dan non fisik secara bersamaan. Diantaranya rekonstruksi pembatas jembatan, bimbingan belajar dan workshop digital marketing.

Kegiatan hari Sabtu (20 Maret 2021) mulai pukul 10.00 WIB itu akan dimulai dengan rekonstruksi pembatas jembatan terlebih dahulu. Pada musim hujan jembatan ini terendam air sehingga tak jarang banyak warga sekitar yang jatuh dalam selokan.

“Kami akan membuat tembok pembatas di sisi samping kiri dan kanan dari jembatan ini sebagai railing jembatan.”, urai Michael.

Mahasiswa kelompok 4 sedang memasang bekisting.

Dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB, kelompok ini akan menggelar workshop digital marketing. Penduduk RW 01 Bendul Merisi tersebut kebanyakan berprofesi sebagai wiraswasta atau sebagai pemilik UMKM. Misalnya seperti menjalankan bisnis kripik, keset dan kerajinan tangan keset.

Sayangnya masih kurang pemberdayaan secara maksimal dari pemerintah. “Maka dari itu mereka akan diberikan pelatihan cara mengembangkan dan memberi brand serta cara memasarkan produk mereka agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Tak hanya itu, kami akan melakukan foto produk UMKM dengan menggunakan properti siap pakai yang sudah disiapkan. Serta mudah dioperasikan oleh warga yang membutuhkan.”, tambah Michael.

Kemudian di lain lokasi, mulai pukul 13.00-14.30 WIB juga akan digelar pelatihan Bahasa Inggris kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) sekitar sesuai dengan jenjangnya dengan menghadirkan empat pengajar. Pelatihan kali ini dikhususkan bagi anak SD kelas 3-4 yang berjumlah sekitar 15 anak. (Humas UK Petra for Kempalan.com)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.