Hati-Hati Bhayangkara Samator, LavAni Sudah Ingin Bikin Sejarah

waktu baca 2 menit
Momen saat Bhayangkara Surabaya Samator mengalahkan Bogor LavAni dalam Putaran Pertama Proliga 2022. (Foto: Bola.com)

BOGOR-KEMPALAN: Klub pendatang baru Proliga 2022 Bogor LavAni sudah membuktikan bahwa mereka tidak bisa diremehkan. Termasuk oleh klub juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator sekalipun.

Faktanya, klub yang didirikan oleh mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut sudah pernah mempecundangi Bhayangkara Samator sebelum melangkah ke grand final, Minggu siang (27/3).

BACA JUGA: Bogor LavAni, dari Pendatang Baru Kini jadi Kandidat Finalis Proliga 2022

LavAni bisa menggagalkan ambisi Bhayangkara Samator mencatatkan back to back juara ketika bertemu dalam laga puncak di GOR Kawah Candradimuka, Padepokan Bola Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor.

Grand final Proliga musim ini bisa dibilang sangat menarik. Ibaratnya, ini pertarungan antara klub pendatang baru yang menantang klub juara bertahan,” ujar asisten pelatih Bogor Lavani Roy Makpal.

BACA JUGA: Sosok Ini yang Antarkan Bogor LavAni Lolos ke Final Four Proliga 2022

Seperti diketahui, LavAni yang baru didirikan pada 2019 tersebut baru musim ini berpartisipasi dalam ajang Proliga. Bandingkan dengan perjalanan Bhayangkara Samator yang lebih kenyang pengalamannya di Proliga.

Lagipula, Nizar Julfikar dkk juga sudah mengoleksi tujuh gelar juara Proliga sejak kali pertama berpartisipasi pada edisi 2002. Atau tepat dua dekade yang lalu. Meski begitu, LavAni tidak silau dengan superioritas Bhayangkara Samator.

BACA JUGA: Mantap, Samator Kembali ke Final Proliga

Roy pun konfiden anak buahnya mampu memberi Bhayangkara Samator kejutan. “Sebuah klub baru apabila dikemas dengan baik maka klub tersebut bisa berbuat lebih dan menyajikan tontonan yang menarik d lapangan,” tutur Roy.

Buktinya, LavAni sudah punya slogan sendiri yang bisa membakar motivasi pemainnya untuk kembali menyulitkan upaya Bhayangkara Samator. “Kami ingin menutul Proliga 2022 ini dengan slogan ‘newcomer, new winner‘,” koar Roy.

BACA JUGAMain Empat Set Tanpa Pemain Asing, Samator Dulang 100 Poin dari LavAni

LavAni sudah pernah mencuri tiga angka dari Bhayangkara Samator. Tepatnya pada pekan VI, 18 Februari lalu. Ketika itu Bhayangkara Samator dipaksa menyerah dengan skor 1-3 (15-25, 26-28, 25-23, 25-27).

Hebatnya, sekalipun sudah dua kali kalah melawan Bhayangkara Samator, kekalahan LavAni pun selalu tetap berbuah poin. Kekalahan dalam putaran pertama dan babak final four itu menghasilkan skor tipis 2-3.

BACA JUGABak Komentator Handal, Begini Ulasan SBY Setelah Klub LavAni Miliknya Menang

Dari pengalaman dua kali mengalahkan LavAni itulah pelatih Bhayangkara Samator Sigit Ari Widodo sudah memprediksilan laga yang sulit menghadapi LavAni. Laga yang bisa membuat anak asuhnya menderita.

“Kami akan tak kenal lelah meladeni permainan mereka sampai set berapapun laga itu harus diakhiri,” sebut Sigit yang di ambang sukses pertamanya memenangi Proliga. (Yunita Mega Pratiwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *