Sabtu, 31 Januari 2026, pukul : 17:24 WIB
Surabaya
--°C

PT DLU Pastikan Korban Insiden KM Dharma Kartika IX Ditangani Penuh, Santunan dan Biaya Medis Dijamin

Surabaya – Fokus penanganan korban menjadi perhatian utama PT Dharma Lautan Utama (DLU) pasca insiden miringnya KM Dharma Kartika IX saat sandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Selasa (27/1/2026). Setelah proses evakuasi dinyatakan tuntas oleh tim SAR gabungan, operator kapal menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya perawatan medis serta memberikan santunan kepada korban terdampak.

Direktur Operasi & Usaha PT Dharma Lautan Utama, Rakhmatika Ardianto, menyampaikan bahwa perusahaan tidak menunggu proses klaim asuransi untuk memastikan korban mendapatkan penanganan maksimal.

“Korban akan mendapatkan santunan dari asuransi dan juga dari perusahaan. Seluruh biaya perawatan medis ditanggung oleh DLU,” ujar Rakhmatika saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).

Selain korban jiwa dan luka, DLU juga memastikan unit kendaraan yang terdampak dalam insiden tersebut akan memperoleh penggantian kerusakan melalui mekanisme asuransi.

“Untuk kerusakan truk akan dicover asuransi, seperti kejadian-kejadian sebelumnya. Jika nantinya ada kekurangan, perusahaan akan menutupnya,” jelasnya.

Terkait penyebab insiden, Rakhmatika menyebut kombinasi faktor cuaca dan keberadaan truk bermuatan over dimension over loading (ODOL) menjadi pemicu miringnya kapal saat proses pembongkaran muatan.

“Kondisi cuaca akhir-akhir ini kurang bersahabat, ditambah adanya muatan ODOL saat kapal membuka ramp door untuk bongkar muatan,” ungkapnya.

Meski demikian, DLU menegaskan bahwa faktor penyebab tidak mengurangi tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan penumpang dan pengguna jasa.

“Yang terpenting bagi kami adalah keselamatan penumpang dan korban. Santunan akan kami berikan semaksimal mungkin,” imbuh Rakhmatika.

Dalam insiden tersebut, tercatat empat orang menjadi korban, terdiri dari satu orang meninggal dunia dan tiga orang mengalami luka-luka. Dua korban luka telah dipulangkan ke daerah asal, sementara korban meninggal dunia masih dalam penanganan lebih lanjut. Adapun kendaraan yang terdampak meliputi tiga truk besar dan satu truk sedang yang membawa muatan beras dan telur.

“Satu korban meninggal dunia dan tiga mengalami luka. Dua sudah kembali ke kampung halaman. Untuk unit kendaraan yang rusak ada tiga truk besar,” katanya.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.