SURABAYA-KEMPALAN : Surabaya Samator yang biasanya mendominasi tim bolavoli indoor Surabaya di setiap event regional, kini mulai tersaingi oleh klub-klub kampung. Meski Surabaya Samator masih menyumbang lima pemain tapi dominasi selama bertahun tahun mulai tergeser. Itu terlihat di tim voli Surabaya yang di siapkan menghadapi Porprov IX Jatim 2025 Malang Raya.
Skuadnya tim Porprov IX Surabaya kini berasal dari beberapa klub kampung seperti PBV Bina Bola Voli(BBV), Sawunggaling dan Gribin volleyball Club Surabaya. BBV yang merupakan klub binaan legenda pelatih voli Timnas Indonesia, Ibarsjah Djanu Cahyono menyumbang tiga pemain. Yakni, Rasis Fathan Syahputra, Rifky Aditya Kusuma Wardana dan Akbar Setiawan dan PBV Sawunggaling juga menyumbang tiga pemain.
Sementara itu Gribin Volleyball Club Surabaya menyumbang dua pemain dan satu pelatih. Yakni Alhaqqu Rajasa Kerta Wardana, Libero handal Junico Yobel Cindi Adam dan pelatih Johanes Dwi Ananta Puguh.
Jo panggilan akrab Johanes Dwi Ananta yang di dapuk menjadi salah satu pelatih voli Porprov Surabaya sendiri menilai kalau tim voli Porprov Surabaya kali sangat kolaboratif antara pemain binaan klub profesional dan klub kampung. Ini artinya saat seleksi pembentukan tim yang terdiri dari tim pelatih, pengurus PBVSI, dan masukan dari klub-klub penentuannya sangat obyektif dan kompetitif sesuai kebutuhan tim.
” Dari 14 pemain tim voli putra Porprov Surabaya merupakan hasil penjaringan melalui mekanisme yang baik dan obyektif,” Ujar Jo kepada awak media usai memimpin latihan di Gelora Pancasila 26 Mei 2025.
Lebih lanjut Jo yang merupakan ketua bidang kepelatihan di Gribin volley ball klub plus sudah mengantongi sertifikat kepelatihan tingkat nasional ini optimis dengan materi yang ada saat ini, tim voli indoor putra Surabaya bisa di andalkan membawa pulang medali emas.(Ambari Taufiq/ M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi