Korban Jambret, PDIP Surabaya Beri Perhatian dan Perjuangkan Biaya Rumah Sakit

waktu baca 2 menit

Aksi kejahatan jalanan, seperti penjambretan kerap terjadi di Kota Surabaya.Tak jarang, aksi pengambilan paksa dompet, handphone, atau perhiasan sering terjadi di wilayah keramaian.

Peristiwa tersebut terjadi 25 Juni sekira pukul 21.00 WIB. Kejadian tepat di jalan simpang tiga persis jalan gundukan depan Masjid Ar-Raudah.

Tiga korban ketika mengalami insiden itu sempat terseret sekitar 5 meter hingga menabrak becak yang sedang parkir di pinggir jalan raya.

Salah satu Korban Jambret yang harus dirawat intensif di Rumah Sakit Dr Soewandhie adalah Syifa Azalia Azzahra berusia 15 Tahun akhirnya bisa pulang ke Rumahnya yang berada di Gresik PPI , Kelurahan Kemayoran Kecamatan Krembangan.

Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat memberikan perhatian penuh terhadap perawatan medik korban Jambret yang masih pelajar tersebut.

“ Alhamdulilah hari ini sudah boleh pulang kerumah , kami berterimakasih atas Perawatan yang baik oleh RSUD Soewandhie karena orang tua juga warga tidak mampu . Semoga tidak terulang kejadian seperti ini di Kota Surabaya”, kata Achmad Hidayat

Dirinya juga berharap agar para orang tua bisa menghimbau agar anak – anaknya tidak keluar di malam hari apabila tidak ada aktivitas mendesak. Selain itu mewujudkan keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

“Kita doakan agar ananda Syifa cepat sembuh kembali karena habis ini dia harus mendaftar ke sekolah jenjang SMK “, ujar Achmad Hidayat.

Pada Kesempatan itu Pengurus DPC PDIP Tersebut juga memberikan bingkisan kepada keluarga serta dukungan moril di Kampung Gresik PPI Gang Langgar pada Kamis (27/6/2024) sore didampingi perangkat kampung sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *