Disebut Akan Dipecat Setelah Final Piala FA, Ini Respon Ten Hag

waktu baca 2 menit
Pelatih Manchester United Erik ten Hag. (Foto: United In Focus)

LONDON-KEMPALAN: Masa depan Erik ten Hag sebagai tactician di Manchester United tinggal menghitung hari. Final Piala FA yang mempertemukan United menghadapi rival sekotanya Manchester City, di Wembley Stadium, London, Sabtu malam (25/5), bisa jadi laga terakhirnya.

Media-media Inggris menyebut, apapun hasilnya final Piala FA tersebut bagi United, itu tidak akan ada dampaknya bagi Ten Hag. Pelatih yang berkebangsaan Belanda tersebut akan tetap ditendang dari Carrington (kamp latihan United).

Berbicara dalam konferensi pers jelang final Piala FA, Ten Hag tidak terlalu memikirkan spekulasi terkait masa depannya itu. ’’Kami sudah membicarakannya (berbicara dengan INEOS sebagai konsorsium United) dan pada hari Minggu aku akan liburan. Aku rasa, itu yang layak aku dapatkan,’’ ucap Ten Hag kepada MUTV.

Apakah dia sudah siap dipecat? ’’Aku cuma memikirkan bagaimana kami akan melakoni musim depan,’’ jawab Ten Hag. Dia konfiden karena durasi kontraknya di United masih akan berjalan sampai musim panas 2025 mendatang.

BACA JUGA: Pedenya Ten Hag Kariernya Bakal Aman di Manchester United

Ten Hag terancam didepak dari United setelah bos United Sir Jim Ratcliffe merasa pada musim ini prestasi United di tangan mantan pelatih AFC Ajax tersebut kurang maksimal. INEOS merupakan konsorsium milik Ratcliffe.

Trofi Piala FA jadi satu-satunya peluang trofi bagi Bruno Fernandes dkk musim ini. Tim tersebut sudah kehilangan peluang trofinya di semua ajang musim ini. Bahkan United di musim depan gagal lolos ke Eropa setelah finis di posisi kedelapan klasemen akhir Liga Primer Inggris.

Di Liga Champions, United mentok hanya mampu bersaing sampai fase grup. Setali tiga uang dengan di Liga Champions, di Piala Liga prestasi United juga kurang cemerlang. Di ajang tersebut, United hanya bisa melaju sampai Putaran Keempat.

Capaian United ini tentunya berbanding terbalik jika dibandingkan musim pertama Ten Hag di United, musim lalu. Saat itu, United finis di peringkat ketiga, jadi finalis Piala FA, melangkah sampai perempat final Liga Europa, dan memenangi Piala Liga.

BACA JUGA: Murkanya Ten Hag Setelah Manchester United Terpeleset di Menit-Menit Akhir

Ten Hag beralasan, faktor banyaknya pemain cederalah yang jadi penyebab jebloknya musim ini. ’’Pada hari Sabtu, kami berpeluang besar memenangi trofi lainnya. Tiga final dalam dua musim, menurutku itu tidak buruk kok,’’ kilahnya. (YMP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *