Gresik Petrokimia Terancam Hanya Jadi Penonton Saat Final Four PLN Mobile Proliga 2024  

waktu baca 3 menit

GRESIK-KEMPALAN : Tuan rumah Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia kembali di buat bulan-bulanan oleh lawan tandingnya di hadapan Jajaran direksi dan pendukung setia mereka di kandang sendiri GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik Minggu malam 19/05/2024. 

Mediol Geofany Yoku dkk menyerah dari Popsivo Polwan dengan skor 0-3  (21-25, 27-29, 23-25). 

Sebelumnya, anak asuh Risco Herlambang juga bertekuk lutut di hadapan Jakarta BIN 1-3 pada Jumat (17/5/2024) lalu.

Dengan dua kali kalah maka tim milik produsen pupuk ini terancam hanya akan jadi penonton saat final four di GOR Gelora Bung Tomo Surabaya Juli mendatang. Sebab Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia baru mengumpulkan poin 4 dari 7 kali main, satu kali menang 6 kali kalah dan kini berada di posisi ke 6 dari 7 tim. Sedangkan pesaing mereka seperti Jakarta BIN kini di posisi ke dua dengan poun 15 disusul Jakarta pertamina enduro dengan poin 12,.juara bertagan Bandung Bjb nilai 10 serta Jakarta Electrik PLN dengan nilai 7 di posisi kelima. 

Sedangkan bagi Jakarta Popsivo Polwan  kemenangan tersebut  menjadikan tim asuhan Lardi tidak hanya  sekedar memuncaki klasemen sementara tapi juga meraih kemenangan sempurna alias tidak pernah kalah dari 7 kali main 7 kali menang dengan mengantongi poin 19.

POPSIVO POLWAN VS GRESIK PETROKIMIA PUPUK INDONESIA

Pelatih Gresik Petrokimia Risco Herlambang sangat kecewa dengan kegagalan anak asuhnya meraih poin di kandang sendiri, meskipun peluang itu sebenarnya cukup terbuka.

Risco juga menyoroti penampilan kurang maksimal dua pemain asingnya, yakni Bohdana Anisova dan Polina Rahimova, karena beberapa kali pukulan smesnya gagal menghasilkan poin.

“Kalau pemain-pemain lokal sudah makin percaya diri dan ada peningkatan. Saya tidak tahu ada apa dengan pemain asing kita, nanti saya akan bicara dengan mereka,” kata Risco.

Mantan pelatih timnas putri ini menyebut permainan Popsivo sebenarnya mudah dibaca karena banyak mengandalkan serangan dari dua pemain asingnya, yakni Irina Voronkova dan Madison Kingdon.

“Ada juga serangan lewat Arsela, tetapi dua pemain asing mereka itu pukulan smesnya selalu ‘membunuh’. Saat smes mereka bisa diredam, serangan kita justru tidak bisa menghasilkan poin,” ujar Risco.

Bagi Popsivo, hasil ini menempatkan klub milik Polri ini menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan sepanjang tujuh laga sejak putaran pertama dan makin mengukuhkan status mereka sebagai salah satu favorit juara Proliga musim ini.

Pada laga ini, Madison Kingdon menjadi top skor bagi Popsivo dengan membukukan 24 angka, termasuk pukulan smes terakhirnya pada set ketiga yang memastikan kemenangan timnya 25-23. Sementara Voronkova dan Arsela Nuari masing-masing mencetak 19 angka.

Voronkova juga menjadi penentu kemenangan timnya pada set kedua setelah pukulan smes kerasnya dari garis serang tiga meter menembus blok tiga pemain Gresik Petrokimia.

Sebelum itu, saat skor 24-23 untuk keunggulan Popsivo, smes Voronkova melebar hingga tuan rumah menyamakan skor 24-24. Setelah beberapa kali terjadi deuce, pemain asal Rusia itu tidak lagi melakukan kesalahan dan memastikan Popsivo menang 29-27 pada set kedua.

“Saya senang bisa bermain di sini dan menjadi bagian dari tim Popsivo. Saya juga memberi sedikit masukan kepada rekan-rekan untuk selalu fokus dan beberapa masukan teknis,” ujarnya usai laga.

Dia menambahkan keberhasilan pada putaran pertama akan menjadi modal bagi timnya untuk bermain lebih baik lagi pada lanjutan putaran kedua awal Juni mendatang.

Pelatih Jakarta Popsivo Polwan, Lardi mengatakan kehadiran Madison Kingdon dan Voronkova memberikan kontribusi besar bagi timnya sepanjang putaran pertama hingga awal putaran kedua ini.

“Mudah-mudahan hasil yang sudah kami peroleh sejauh ini bisa terus dipertahankan hingga akhir putaran kedua,” kata Lardi.(Ambari Taufiq/Michammad Fasichullisan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *