Jeda Kompetisi Dimanfaatkan Marselino Ferdinan Sempatkan Diri Ngampus Sejenak di UNESA

waktu baca 3 menit
Marselino Ferdinan bersama Dekan FIKK UNESA Dr.Dwi Cahyo Kartiko M.Kes

SURABAYA-KEMPALAN : Mega Bintang Timnas Sepak Bola Indonesia, Marselino Ferdinan menyempatkan diri ke kampus Universitas Negeri Surabaya (UNESA), pada Kamis (16/5/2024). Meski jeda kompetisi hanya sekejap tapi Marselino Ferdinan tetap memanfaatkan waktu singkat tersebut untuk tetap menimba ilmu demi karier sepakbolanya. 

Seperti di ketahui bahwa sejak tahun lalu Marselino Ferdinan adalah resmi menjadi mahasiswa Unesa prodi kepelatihan berkat beasiswa yang di berikan Unesa kepada mega bintang timnas sepakbola Indonesia tersebut lewat jalur prestasi.

Kedatangan Marselino ke Kampus “Para Juara” Unesa Lidah Wetan tersebut bukan karena mereka di undang untuk sebuah acara, tapi Marselino tahu akan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa UNESA  Prodi Kepelatihan. 

Jadi tak ada salahnya jika Marcelino Ferdinan sambangi kampus mereka selagi jeda kompetisi, sekaligus menemui pimpinan sejawat di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) di Kampus 2 Lidah Wetan.

Kehadiran Marselino ke kampus terntaya tidak sendirian, mereka di dampingi Hugo  Samir yang tak lain putra Legenda sepakbola Persebaya Jacksen F Tiago. 

Hugo Samir juga salah satu bintang timnas sepakbola Indonesia yang juga mahasiswa Unesa prodi kepelatihan dari jalur prestasi alias dapat beasiswa dari Unesa.

Koordinator Program Studi S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Dr. Or. Muhammad, S.Pd., M.Pd, menuturkan bahwa kehadiran Marselino Ferdinan dan Hugo Samir juga terkait studinya yang sudah berjalan dua semester. 

“Progres kuliah mereka sesuai yang dilakukan sebagai atlet profesional. Semoga mereka bisa lulus sesuai target, dan syukur bisa 3,5 tahun saja,” jelasnya disambut senyum sumringah dua mahasiswanya tersebut.

Studi dan Temu Angkatan

Marselino mengungkapkan, kedatangannya kali ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai mahasiswa FIKK UNESA. “Kebetulan sedang libur kompetisi di Belgia, dan sekarang masih istirahat jelang pemusatan latihan menuju lanjutan laga Pra piala dunia menghadapi Irak dan Filipina, Juni mendatang,” ujarnya.

“Saya juga ingin menemui langsung teman-teman seangkatan di prodi kepelatihan, karena selama ini saya harus membela KMSK Deinze di Belgia, jadi tidak bisa rutin bertemu dengan mereka,” ujarnya lagi.

Terkait karir sepak bolanya, pemain Timnas U-23 yang baru saja tampil memukau di ajang piala Asia itu menegaskan akan tetap berkarir di liga Eropa. Baginya, berkarir di liga Eropa sangat membantu dirinya, karena iklim dan kompetisinya berbeda dengan di dalam negeri. “Saya tetap akan berkarir di Eropa,” ungkapnya ketika ditemui di sela–sela makan siang.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FIKK UNESA, Dr. Dwi Cahyo Kartiko, S.Pd., M.Kes mengapresiasi capaian Marselino selama memperkuat Timnas U-23. Permainan Marselino terlihat semakin meningkat, dan itu berkontribusi terhadap Timnas. 

“Kami juga bangga dengan Timnas sekarang yang mampu menampilkan sepak bola cantik dan menghibur. Bahkan, kami di UNESA selalu menggelar nobar saat Timnas main. Masyarakat juga antusias menyaksikan setiap laga Timnas sampai dini hari,” paparnya. 

Transfer’ Talenta 

Dia ingin potensi yang dimiliki atlet seperti Marselino bisa dikembangkan dan ditularkan. Dekan yang pernah menjadi wasit FIBA ini berharap nantinya pelatih-pelatih itu berasal dari atlet profesional seperti mereka. 

“Sehingga bila melatih sepak bola misalnya, ya harus tahu secara mendasar bagaimana teknik menendang bola yang sebenarnya. Marselino ini sangat berbakat, dan ke depan kami berharap potensinya bisa ditransfer ke yang lain generasi kita, baik menjadi pelatih atau dosen,” tambahnya. 

Sementara itu, David Agus Prianto, S.Pd., M.Pd dosen yang membimbing langsung Marselino dan Hugo mengaku sangat senang atas capaian kedua anak asuhnya. Dia mengenal keduanya semenjak main di Real Madrid Academy Sidoarjo. 

“Talenta keduanya sangat menonjol. Maka begitu ada kesempatan untuk bisa kuliah di FIKK UNESA, saya rekomendasikan mereka. Sudah setahun ini keduanya menjadi mahasiswa Prodi Kepelatihan di sini,” pungkasnya bangga. (Ambari Taufiq/ Mochammad Fadichullisan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *