Kalah 2-0 dari Qatar, Shin Tae-yong Kritik Kepemimpinan Wasit

waktu baca 2 menit

KEMPALAN: Pelatih Timnas U-23, Shin Tae-yong mengkritik kepemimpinan wasit di laga Qatar vs Indonesia. Dia menyebut bahwa wasit cenderung berpihak ke tim tuan rumah Qatar.

Timnas U-23 Indonesia menelan kekalahan pada laga perdana fase Grup A Piala Asia U-23 2024. Garuda Muda kalah 2-0 saat menghadapi tim tuan rumah Qatar pada hari Selasa (16/4) dini hari WIB.

Seusai pertandingan, Pelatih timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong tampak tidak bisa menutup kemarahannya. Dia menilai keputusan yang dikeluarkan wasit terlalu berpihak kepada Qatar. 

Salah satunya pada insiden kartu kuning kedua yang diterima Ivar Jenner ketika babak kedua baru berjalan satu menit. Menurut Tae-yong, Jenner sama sekali tidak terlibat kontak fisik dengan pemain Qatar. 

Namun, wasit justru memberikan kartu kuning yang membuat gelandang timnas U-23 harus meninggalkan lapangan karena sudah mendapatkan kartu kuning di menit ke-14. 

Oleh karena itu, Shin Tae-yong menyebut bahwa pertandingan tersebut memang sudah sejak awal sudah ditujukan untuk memberikan kemenangan kepada Qatar.

“Para pemain sudah berusaha melakukan yang terbaik. Tetapi banyak keputusan wasit di sepanjang pertandingan, kalau kalian melihatnya, itu bukan [untuk] pertandingan sepakbola, [tapi] itu sebuah pertunjukan komedi. Mereka memang tuan rumah, tapi itu sangat berlebihan,” kata Tae-yong.

“Saya tidak bisa mengatakan apapun tentang pemain yang dikeluarkan, saya kehabisan kata-kata. Sepakbola tidak seharusnya dimainkan seperti ini.” tambahnya. 

“Saya sungguh tidak mengerti. Kami di sini untuk bertanding, [tapi] pelajaran apa yang diberikan AFC? Saya tidak mengerti. Sepanjang 50 tahun hidup saya, saya hanya terlibat di sepakbola.” ucap pelatih asal Korea Selatan itu. 

“Kartu merah pertama kami, tidak ada kontak sama sekali, [namun] kartu merah. Mengapa mereka tidak memakai VAR dalam situasi seperti ini?” imbuhnya. 

“Fans menyaksikan pertandingan ini melalui televisi. Jika Anda memakai wasit seperti ini, kalau di Indonesia, itu akan dianggap Anda ingin membuat lelucon. Pelatih juga punya mata, melihat dari bench sepanjang pertandingan,” ucap Tae-yong.

Kekalahan dari Qatar ini membuat langkah timnas U-23 untuk lolos ke perempat-final menjadi berat. Apalagi Garuda Muda akan kehilangan dua pemain penting saat menghadapi Australia pada Kamis (18/4).

(*) Edwin Fatahuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *