JKSN Jatim Deklarasi Dukung Khofifah-Emil Dua Periode

waktu baca 3 menit
Silaturahmi dan Konsolidasi JKSN di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Selasa (26/03) malam.

SURABAYA-KEMPALAN: Ratusan kiai dan tokoh agama hadir dalam acara Silaturahmi dan Konsolidasi Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) di Pondok Pesantren (PP) Amanatul Ummah, Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Selasa (26/03) malam.

Dalam pertemuan ini, para kiai dan tokoh agama JKSN Se-Jawa Timur memberikan rekomendasi dukungan kepada Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak untuk  melanjutkan memimpin Jawa Timur sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilgub Jatim yang akan berlangsung pada November 2024 mendatang.

Dalam konsolidasi yang dihadiri ratusan kiai dari 38 kabupaten/kota itu, mereka kompak mendeklarasikandiri siap memenangkan Khofifah-Emil periode kedua.

Pengasuh PP Amanatul Ummah Prof. Dr. K.H. Asep Saifuddin Chalim, M.A yang juga merupakan Ketua Dewan Penasihat JKSN mengatakan, dengan bertambahnya 1.250 pesantren yang tergabung dalam JKSN, kian memperkuat dukungan terhadap Khofifah-Emil. Bahkan JKSN Jatim siap all out baik dari luar maupun dari dalam untuk memenangan Khofifah yang selama ini dinilai memiliki kontribusi tinggi terhadap dunia pendidikan, baik pendidikan formal maupun non formal.

“Beliau (Khofifah) ini banyak sekali jasanya. Di Jawa Timur yang namanya Bosda atau Popda untuk sekolah negeri maupun swasta semuanya sama. Itu menunjukkan betapa kepedulian beliau pada sekolah swasta dan negeri,” tegasnya.

Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestiamto Dardak bersama para kiai serta tokoh agama se-Jarim.

“Sementara pondok pesantren, dengan kebijakan yang diperbolehkan oleh payung hukum, dua tahun sekali mendapatkan hibah. Bentuknya sama dengan Bosda.  Lebih dari itu, pondok pesantren juga mendapatkan bantuan fisik, sehingga itu terasa,” ungkap Kiai Asep.

Bahkan, lanjut Kiai Asep, Khofifah juga memberi beasiswa S1 dan S2 di Al Azhar,  Mesir. “Itu luar biasa sekali. Karena itu, Khofifah-Emil perlu untuk dilanjutkan dua periode memimpin Jawa Timur,” ujarnya.

Menurut Kiai Asep, orang-orang pada bersyukur Khofifah tidak menjadi cawapres pada Pilpres 2024 lalu. Pasalnya. Jawa Timur masih sangat membutuhkan Khofifah, tapi bersama Emil Elestianto Dardak.

“Pak Emil juga sosok yang piawai  dan berakhlakul karimah. Kepribadiannya sangat disenangi di kalangan para
kiai,” kata Kiai Asep memuji Emil.

Menanggapi Deklarasi JKSN Jatim, Khofifah yang hadir bersama Emil kompak mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas dukungan para kiai di Jawa Timur kepada mereka untuk kembali maju di Pilgub Jatim 2024.

“Alhamdulillah kami mendapatkan banyak respon positif, dukungan dari sangat banyak elemen. Mudah-mudahan di malam Ramadhan ini dukungan dari para kiai dan santri dari semua kabupaten kota se-Jawa Timur. untuk kembali mengantarkan saya dan Mas Emil pada pemilihan gubernur. Insya Allah di akhir November 20204 ini semuanya berjalan dengan lancar, makin solid, dan mudah-mudahan kami menang seiring dengan ridho Allah,” kata Khofifah.

Seperti diketahui, sejak Desember lalu, selain  telah mengantongi surat rekomendasi dari sejumlah partai politik seperti PAN, Gerindra, Golkar, dan Partai Demokrat. Selain itu sejumlah dukungan dari relawan juga terus mengalir. Mereka siap mendukung dan siap mengawal kemenangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *