Balap Liar, Polresta Sidoarjo Amankan 226 Roda Dua

waktu baca 2 menit
Kapolresta Sidoarjo Kompol Christian Tobing didampingi Wakapolresta AKBP Deny Agung Andriana, Kasat Lantas Kompol Indra Budi Wibowo dan Kasi Humas Iptu Tri Novi Handono mengecek sepeda motor yang dipakai sebagai ajang balap liar.

SIDOARJO-KEMPALAN: Polresta Sidoarjo mengamankan 226 kendaraan roda dua, yang digunakan untuk melaksanakan aksi balap liar di Kabupaten Sidoarjo selama Pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2024 tanggal 4-17 Maret 2024.

Aksi balap liar yang dilakukan di beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Sidoarjo seperti Jalan Lingkar Mas perbatasan Sidoarjo-Surabaya, Jalan Jenggolo, Exs jalan Tol HK Jabon dan Arteri Baru Porong yang diindikasi menjadi salah satu pemicu permasalahan konflik sosial atau perkelahian antar kelompok di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Polresta Sidoarjo membentuk tim gabungan yang terdiri dari Satlantas, Satsabhara, Satreskrim, Satintelkam dan sipropam untuk melakukan patroli harkamtibmas pada jam-jam rawan aksi kejahatan/pelanggaran khususnya aksi kebut-kebutan di beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Sidoarjo, dan dari pelaksanaan patroli ditemukan aksi kebut-kebutan (balap liar) di beberapa lokasi tersebut,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing didampingi Wakapolresta AKBP Deny Agung Andriana dan Kasat Lantas Kompol Indra Budi Wibowo kepada wartawan, Rabu (27/3/2024).

Kemudian dilakukan upaya hukum berupa penindakan pelanggaran (Dakgar Tilang) terhadap masyarakat yang didapati melakukan pelanggaran serta melakukan penyitaan kendaraan bermotor yang digunakan sebagai sarana balap liar.

“ini dilakukan dengan tujuan sebagai langkah preventif untuk mencegah permasalahan yang lebih besar berupa konflik sosial/ perkelahian antar kelompok yang dipicu dari aksi kebut-kebutan dan aksi provokasi dengan penggunaan knalpot bising yang berujung terjadinya ketersinggungan dan gesekan antar kelompok,” jelasnya.

Menangani kasus tersebut, Polisi mengamankan barang bukti sebanyak 228 lembar Blanko tilang, bukti penindakan pelanggaran berupa tilang terhadap para pelanggar. Barang bukti ranmor dengan rincian 226 Kendaraan Roda 2, yang digunakan untuk melaksanakan aksi balap liar maupun penggembira, dan 2 Unit kendaraan Roda Empat, yang digunakan sebagai sarana angkut motor yang akan digunakan beradu balap liar. (Muhammad Tanreha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *