Sepakbola Pra PON Jatim Pastikan Lolos ke PON XXI Aceh-Sumut 2024 

waktu baca 3 menit
Duel udara kiper Malut dan striker jatim

SURABAYA-KEMPALAN : Perjuangan luar biasa di tunjukkan tim sepakbola Pra PON Jatim di BK PON XXI Aceh -Sumut 2024. Pasalnya Yoga Wahyu Pratama dkk bisa meraih tiket ke PON lebih cepat dari yang di jadwalkan. Padahal polesan Fakhri Husaini ini masih menyisakan satu laga melawan Maluku pada Kamis (07/03). Tiket ke PON itu di raih arek-arek (anak-anak-red)Jawa Timur usai menaklukkan Maluku  Utara dengan skor 3-1.

Bertanding di Lapangan Thor Surabaya, Arek-arek Jatim tampil menyerang sejak awal. Meski demikian anak-anak Jatim tidak dengan mudah bisa mencetak gol. Terbukti hingga menit ke 34 belum satupun gol  tercipta.  Serangan-serangan yang di bangun Fahmi Arizi, Wigi Pratama hanya sebatas ancaman. Beruntung Yoga Wahyu Pratama dkk tertolong hadiah pinalti di menit ke-34. Berawal dari handsball pemain Malut, wasit menunjuk titik putih. Striker Jatim, Achmad Dwi Firmansyah yang menjadi eksekutor nyaris gagal menjalankan tugasnya karena arah bola berhasil dibaca dan di blok oleh kiper Malut, Imam Fathur Rahman.

Beruntung, meski sempat diblok, bola muntah berhasil disambar lagi oleh Firmansyah dan masuk. Skor 1-0 untuk Jatim.

Gol itu memacu semangat pemain Jatim. Tekanan yang mereka lancarkan semakin spartan. Hasilnya, Jatim berhasil menggandakan keunggulan skor menjadi 2-0 lewat tembakan jarak dekat yang dilepaskan Wigi Pratama di menit ke-38. Skor 2-0 untuk Jatim.

Namun tak berselang lama, tepatnya di menit ke-41, Malut berhasil memperkecil ketertinggalan lewat pemain nomor punggung 2. Berawal dari kesalahan gelandang Jatim, Rano Jutati Karenano, bola berhasil direbut oleh pemain tengah Malut, Muhammad Haikal. 

Bola pun didorong masuk ke kotak penalti Jatim, kemudian melepaskan tembakan ke sudut sempit yang gagal diantisipasi kiper Jatim, Aldino Fanani. Skor 1-2, Malut berhasil memperkecil ketertinggalan.

Di menit tersisa, tidak ada lagi gol tercipta. Sehingga babak pertama ditutup dengan skor 2-1 untuk keunggulan Jatim. 

Memasuki babak kedua, Jatim kembali tampil menyerang. Muhammad Yoga Wahyu Pratama dkk kembali mendominasi jalannya pertandingan. Namun, lagi-lagi anak anak Jatim gagal tetap kesulitan mencetak gol.  Sementara itu Maluku Utara yang bermain tanpa beban sedikit memberikan perlawanan sengit. Beberapa kali Malut berhasil menembus pertahanan Jatim. Untungnya, para pemain belakang Jatim cukup sigap menghalau serangan lawan.

Diwarnai Tiga Kartu Merah

Petaka bagi Malut datang pada menit ke-67 itu setelah wasit  memberikan kartu kuning kedua (kartu merah) kepada pemain belakang Malut, Muhammad Reza. 

Kalah jumlah pemain, Malut berkonsentrasi bertahan. Situasi itu dimanfaatkan Jatim untuk terus menggempur pertahanan Malut. Hasilnya, Jatim kembali mendapatkan penalti setelah kiper Malut melakukan pelanggaran di kotak penalti sendiri.

Achmad Fahrul Aditia yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tembakannya ke pojok kiri gawang Malut  yang gagal dijangkau 

 kiper Imam Fathur Rahman.

Kekuatan malut menyusut setelah dua pemain lainnya, Ade M, Nur Sahitua dikartu merah oleh wasit setelah melakukan pelanggaran keras kepada pemain Jatim, Inzaghi. Menjelang laga bubar, giliran pemain belakang Mardani Majid juga diusir keluar lapangan usai menerima kartu merah kedua. 

Meski Malut hanya bermain dengan delapan pemain, Jatim gagal menambah gol di menit-menit tersisa. Jatim hanya menang dengan skor 3-1.

Kemenangan ini membuat Jatim mengantongi poin 6 dan memastikan tiket ke PON XXI /2024 Aceh-Sumut. Sementara  itu saingan terdekat Jatim hanya  Sultra yang sebelumnya di bantai Jatim dengan skor 6-0. Dilaga lain Maluku harus mengubur impian untuk lolos ke PON usai di sikat Sultra dengan skor 3-1, pada pertandingan jam pertama, atau dua jam sebelum laga Jatim vs Malut.( Ambari Taufiq/Mochammad Fasichullisan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *