Berpeluang Menangi Empat Gelar, Begini Kata Klopp

waktu baca 2 menit
Senyum tactician Liverpool FC Jurgen Klopp. (Foto: beIN Sports)

LONDON-KEMPALAN: Musim ini musim terakhir Jurgen Klopp membesut Liverpool FC. Sebab, Klopp akan meninggalkan LFC akhir nanti.

Senin dini hari (26/2), Klopp pun memulai tsunami trofi dalam musim terakhirnya ada di kursi pelatih The Reds, julukan LFC.

Trofi Piala Liga jadi koleksi pertamanya musim ini. Trofi tersebut didapatkan setelah di Wembley Stadium, London, LFC mengalahkan Chelsea 1-0 dalam final.

Keberhasilan LFC tersebut ditentukan oleh kaptennya, Virgil van Dijk. Dia mencetak gol pada menit ke-118 babak perpanjangan waktu.

Setelah trofi Piala Liga, LFC masih mempunyai peluang memenangi trofi-trofi lainnya di musim ini. Baik di ajang domestik ataupun Eropa.

BACA JUGA: Setelah Klopp, Tangan Kanannya pun Pergi dari Liverpool FC

Di Liga Primer Inggris, LFC berpeluang kembali memenanginya dari Manchester City. Di pekan ke-26, LFC masih terpaut satu angka dari The Cityzens, julukan City.

Selain itu, dari ajang Piala FA, peluang LFC memenanginya juga masih terbuka. Sekarang klub Merseyside tersebut masih bersaing di babak kelima.

Langkah LFC meneruskan dominasinya dalam piala domestik pun sudah ditunggu salah satu klub yang melahirkan bakat Van Dijk, Southampton FC. Laga tersebut berlangsung di Anfield Stadium, Liverpool, Rabu (28/2).

Satu peluang trofi lainnya datang dari ajang Eropa. Sekadar diketahui, LFC sudah lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa.

Dalam babak ini, ambisi Klopp memenangi Liga Europa akan dihadang sebuah klub dari Ceko, Sparta Prague. First leg di Prague akan berlangsung 7 Maret mendatang.

Sepanjang kariernya melatih, belum sekalipun pelatih berkebangsaan Jerman itu sukses memenangi empat trofi juara dalam semusim. Mentok, Klopp cuma bisa memenangi dua trofi juara dalam semusim.

Sekali bersama Borussia Dortmund (Liga Jerman dan DFB-Pokal 2011—2012). Ketika di LFC, Klopp bisa merasakan dua gelar dalam semusim pada 2021—2022. Ketika itu, LFC jadi juara Piala FA dan Piala Liga dalam satu musim yang sama.

Tetapi, Klopp tetap merendah saat ditanya tentang peluangnya meraih quadrupe, empat trofi dalam semusim, dalam musim terakhirnya di LFC, Klopp memilih merendah.

’’Jadwal ini tidak disusun agar kami bisa memenangi semuanya. Kami dapat memenangi final malam ini, kami harus bersyukur. Dalam sisa akhir musim ini, beri aku waktu agar aku bisa memikirkan satu langkah dari sini,’’ tutur Klopp dilansir dari laman resmi klub. (YMP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *