Khofifah Yakin Paslon 02 Menang Sekali Putaran

waktu baca 2 menit
Khofifah Indar Parawasa

SURABAYA-KEMPALAN: Khofifah Indar Parawansa usai mencoblos tampak mengangkat tangan dan menunjukkan jari yang sudah ditandai tinta kepada masyarakat.

Di hadapan wartawan, Khofifah, mengaku telah menggunakan hak suaranya sesuai lima kertas suara, putih, kuning, merah, hijau, dan biru masing-masing pemilihan DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten, kota, dan Presiden.

Selaku Tim Kampanye Nasional Paslon 02, Khofifah mengaku telah melakukan kampanye dan penggalangan dukungan capres cawapres, secara maksimal dan diharapkan akan menang signifikan di Jatim.

Dia bahkan telah menerima informasi dari daerah-daerah bahwa situasi aman, dan damai.

“Semoga semua masyarakat bisa menikmati suasana P
pemilu kali ini, dan menggunakan hak suaranya pemilu. Ini karena menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan. Ada 5 kata kunci kami selalu dengungkan di TKN, aman, damai, kondusif, guyub, dan rukun,” ujarnya.

Khofifah meyakini Paslon 02 akan memenangkan satu putaran. Untuk mendukung itu semua, seluruh pengurus Muslimat sampai ranting-ranting masih mengadakan khataman Alquran hingga sampai hari H pencoblosan. Hal itu dilakukan untuk menjaga suara dukungan dan mendukung pemilu aman, damai, kondusif, guyub dan rukun.

Ditanya soal informasi situasi di Madura,
Khofifah menegaskan di semua daerah di Jatim semuanya dalam kondisi aman. Menurutnya, masyarakat sudah memahami bahwa pemilu ini harus dijaga untuk menghasilkan pemimpin yang baik dan berkualitas.

Untuk persoalan itu Khofifah menyerahkan kepada aparat kepolisian yang berwenang sehingga diharapkan situasi tetap terjaga aman, dan damai.

“Kami mendapat informasi bahwa terkait di Madura Raya, kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Dan kita semua berharap agar pemilu aman, damai, kondusif, guyub dan rukun. Lima kata kunci itu yang kami, sampaikan,” ujarnya.

Terakhir Khofifah berpesan jika semua telah mengusahakan kinerja maksimal baik PPK, PPS, dan semua pihak maka tentu hasilnya diserahkan kepada proses demokrasi yang sedang berjalan. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *