Ponpes Bumi Sholawat Gelar Deklarasi “Nderek Kiai” Menangkan Prabowo-Gibran

waktu baca 3 menit
Deklarasi “Nderek Kiai” yang digelar di Ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo, Kamis (1/2).

SIDOARJO-KEMPALAN:  Keluarga besar Pondok Pesantren Bumi Sholawat di Desa Lebo -Tulangan, Kecamatan/Kabupaten  Sidoarjo menggelar deklarasi “Nderek Kiai” untuk memenangkan capres dan cawapres  Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Kamis (1/2).

Selain Pimpinan Ponpes Bumi Sholawat KH Agoes Masyhuri, acara deklarasi “Nderek Kiai” yang digelar di kompleks ponpes ini juga dihadiri KH Asep Syaifuddin Chalim, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, KH Aria Muhammad Ali, para pengurus partai pengusung Prabowo-Gibran, para pengasuh Ponpes Bumi Sholawat, dan ribuan masyarakat.

Dalam orasi politiknya sebelum membacakan deklarasi, Bupati Sidoarjo Gus Ahmad Muhdlor Ali mengatakan bahwa diakui atau tidak, Sidoarjo, Jawa Timur, dan Indonesia sudah berada di rel pembangunan yang baik, sehingga yang dibutuhkan adalah kontinuitas pembangunan.

kenapa memilih Prabowo-Gibran, karena saat ini realistis pemerintahan Indonesia sudah baik. Maka yang dibutuhkan adalah kontinuitas pembangunan.

“Karena pembangunan di era Pak Jokowi sudah baik dan berhasil, maka otomatis harus dilanjutkan. Sedang yang bisa melanjutkan dan yang bisa merepresentasikan adalah Pak Prabowo,” kata Gus Muhdlor.

Untuk itu, ia berpesan kepada Ibu-ibu, bapak-bapak warga Sidoarjo  jika ditanya mengapa memilih Prabowo-Gibran, maka jawabannyacuma satu, Nderek Kyai atau ikut Pak Kiai. 

“Pak Bupati milihnya Pak Prabowo. Nderek Kiai milih Prabowo, menang sekali putaran,” tegas Gus Muhdlor. Kalimat itu pun diulang – ulang oleh Gus Muhdlor dan ditirukan oleh ribuan masyarakat yang hadir.

Selanjutnya Gus Muhdlor, membacakan isi deklarasi “Santri Nderek Kiai untuk Indonesia Maju”. Sebelumnya, keenam putra-putri KH Agoes Ali Masyhuri bersama istri dan menantu yang berpakaian setelan abu-abu, berdiri di hadapan ribuan jemaah.

Gus Muhdlor kemudian memimpin deklarasi yang ditirukan ipar, adik, menantu, dan ribuan masyarakat yang hadir.Termasuk Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama istrinya.

“Bismillahirrahmanirrahim. Kami para santri berikrar untuk Nderek Kiai (ikut Kiai, red). Kami bertekad untuk memenangkan Prabowo-Gibran sekali putaran. Semoga Allah SWT meridhoi kami.”

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur Boedi Priyo Suprayitno mengatakan, seperti yang sudah menjadi isu nasional, Khofifah effect memang sangat luar biasa. Keluarga besar Pondok Pesantren di Jawa Timur langsung berbondong-bondong login ke paslon 02.

“Setelah Ponpes Sidogiri, kini giliran Ponpes Bumi Sholawat. Ini bukti aura kemenangan mutlak di Jatim untuk Prabowo-Gibran semakin nyata,” katanya.

Untuk itu, Boedi  menyampaikan terima kasih kepada Gus Muhdlor dan Gus Yani yang juga turut mendukung Prabowo-Gibran.

“Dukungan Bupati Sidoarjo dan Bupati Gresik ini menjadi energi besar untuk kami, Insya Allah ini akan membuat Prabowo – Gibran menang mutlak di Surabaya Raya ” tuturnya.

“Selama ini Jawa Timur selalu menjadi barometer nasional. Pemenang pemilu di Jatim selalu menjadi pemenang di level nasional. Survei Times Indonesia kemarin sudah merilis bahwa raihan suara Prabowo-Gibran sudah mencapai 59% di Jatim. Dengan adanya migrasi besar besaran pondok pesanten ini, Insya Allah target dari TKD Jatim 65% bisa tercapai,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *