Cak Eri Lantik dan Resmikan Kantor  Forum Musyawarah Kiai Kampung Nusantara Surabaya

waktu baca 2 menit
Wali Kota Eri Cahyadi saat meresmikan kantor FMKKN di lantai 2 Masjid Muhajirin, Sabtu (27/1).

SURABAYA-KEMPALAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan kantor Forum Musyawarah Kiai Kampung Nusantara Surabaya (FMKKNS) di lantai 2 Masjid Muhajirin, Jalan Jimerto, Sabtu (27/1) malam. Peresmian tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Ketua Umum FMKKNS, serta para kiai.

Tak hanya meresmikan Kantor FMKKNS saja, pada kesempatan ini, Wali Kota Eri Cahyadi turut menyaksikan  pelantikan 31 orang Pengurus Wilayah FMKKNS se-Kota Surabaya. Adanya para kiai ini diharapkan akan semakin banyak lagi warga yang menjalankan amal kebaikan di Kota Surabaya. 

“Suroboyo pasti bakal dadi kota sing baldatun toyyibatun warabbun ghafur (Surabaya pasti akan menjadi kota yang baldatun toyyibatun warabbun ghafur),” kata wali kota yang akrab disapa Cak Eri dalam sambutannya. 

Cak Eri ingin, masing-masing pengurus FMKKNS nantinya bisa mengajarkan ilmu agamanya kepada warga. Tujuannya, agar semakin banyak warga yang memiliki akhlak yang baik dan tidak akan lagi terjadi hal-hal negatif di Kota Surabaya. 

Cak Eri Cahyadi mengucapkan selamat kepada Pengurus Wilayah FMKKN se-Kota Surabaya yang baru dilantik.

“Kalau shalawat didengungkan dari ujung barat, timur, selatan hingga utara, wis nggak onok sing jenenge (sudah nggak akan ada yang namanya) geng motor, tidak ada yang namanya pencurian. Karena apa? Kalau punya akhlakul karimah pasti nggak ada yang mencuri itu, tidak ada,” ujarnya. 

Dirinya mengungkapkan, adanya FMKKNS ini bukan hanya untuk kebaikan warga Kota Surabaya saja. Akan tetapi juga untuk mewujudkan dan salah satu bentuk baktinya kepada para gurunya di pondok pesantren. 

“Ini adalah salah satu bakti saya (sebagai santri) kepada kiainya. Jadi bukan saya ingin mendirikan ini (FMKKNS) tapi ini untuk meneruskan perjuangan beliau (para kiai) yang tak pernah berhenti,” ungkapnya. 

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu berharap kepada para kiai untuk bisa bersama-sama membangun Kota Surabaya menjadi lebih baik lagi ke depannya. Dengan begitu, maka ia yakin, tidak akan lagi perpecahan di Kota Surabaya. 

Di samping itu, Ketua Umum (Ketum) FMKKNS Dhofir Ahmad berharap, dengan adanya kiai kampung ini dapat memberikan kebaikan untuk warga Kota Surabaya ke depannya. Tak hanya itu, dia juga berharap, Surabaya bisa menjadi kota yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur.  

“Ke depan, program sudah kami buat setiap bulan nanti ada majelis taklim tingkat kecamatan se-Surabaya kami harap, nanti Pak Wali Kota juga bisa hadir,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *