Resmi, Indonesia Layangkan Protes ke AFC

waktu baca 2 menit
Salah satu momen pada laga Indonesia vs Iraq (*)

JAKARTA-KEMPALAN: Timnas Indonesia melalui Manajer tim, Endri Erawan resmi melayangkan protes ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait gol kedua Irak yang terlihat offsite, namun disahkan oleh wasit Tantashev Ilgiz.

Gol offsite tersebut terjadi di laga babak fase Grup yang mempertemukan Timnas Indonesia dan Iraq di Ahmad bin Ali Stadium, Al Rayyan, pada Senin (15/1). 

Laga tersebut berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Iraq. Namun, kontroversi sempat terjadi saat Osama Rashid mencetak gol pada menit ke-45+7. 

Selama proses gol itu rekaman ulang menunjukkan bahwa Mohanad Ali berada dalam posisi offside sebelum gol terjadi, namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut tetap disahkan.

Manajer Timnas Indonesia, Endri Erawan mengaku kecewa dengan keputusan wasit yang mengesahkan gol offside itu. Endri berharap kejadian serupa tak akan terulang lagi di laga-laga Piala Asia selanjutnya. 

“Tentu kami kecewa. Setelah pertandingan kami resmi protes keras kepada AFC terkait disahkannya gol kedua Irak. Kami sudah resmi melayangkan formulir protes dan diserahkan langsung ke match commissioner seusai pertandingan,” kata Endri.

“Kami tahu protes ini tidak akan mengubah hasil pertandingan. Namun, setidaknya untuk pertandingan-pertandingan di ajang Piala Asia 2023 ini para wasit/perangkat pertandingan bisa lebih baik lagi dalam mengambil keputusan,” tambah pria yang juga menjabat Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.

Tak hanya Endri, Gelandang Timnas Indonesia Marselino Ferdinan juga kecewa dengan disahkannya gol kedua Iraq yang kontroversial. 

“Kami tidak beruntung di laga perdana ini. Seluruh pemain telah berjuang keras dan maksimal. Namun, ada beberapa kontroversi dari wasit yang seharusnya tidak gol tapi jadi gol,” kata Marselino.

Pada laga selanjutnya timnas Indonesia akan melawan Vietnam di hari Jumat (19/1) dan kemudian melawan Jepang pada hari Rabu (24/1).

(*) Edwin Fatahuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *