Tinjau Arus Mudik Nataru di Stasiun Gubeng, Gubernur Khofifah Puji Peningkatan Layanan Transportasi Kereta Api

waktu baca 2 menit
Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengangkat lampu hijau tanda pemberangkatan kereta api di Stasiun Gubeng tepat pukul 18.20 WIB.

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Forkopimda Jatim meninjau arus mudik pada  libur Nataru di Stasiun Gubeng Surabaya, Minggu (24/12) malam.

Jajaran Forkopimda Jatim yang ikut dalam kegiatan ini, yakni Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kabinda Jatim Brigjen TNI Fahmi Sudirman dan Kakanwil Kemenag Jatim Husnul Marham.

Setibanya di Stasiun Gubeng , Gubernur Khofifah beserta rombongan menyapa langsung para penumpang kereta Mutiara Selatan jurusan Surabaya-Bandung. Sebagian besar penumpang hendak berlibur maupun pulang kampung mengunjungi sanak saudara di momen libur Nataru.

Setelah memastikan arus mudik di libur Nataru kali ini terpantau aman, Khofifah langsung mengangkat lampu hijau tanda pemberangkatan kereta api tepat pukul 18.20 WIB.

Khofifah memuji performa pelayanan yang meningkat dari moda transportasi umum di Indonesia utamanya di Jawa Timur, khususnya kereta api yang dinilai mengalami peningkatan layanan sangat baik.

Gubernur Khofifah menyapa penpang didampingi Direktur Keselamatan dan Keamanan PT. KAI Sandry Pasambuna dan Kadaop 8 Surabaya..

“Kita bisa melihat ada perubahan signifikan, ada improvement termasuk dalam dua hari ini ada Luxury Lounge yang disiapkan untuk seluruh penumpang kompartemen KAI,” kata Khofifah usai melakukan peninjauan.

“Seluruh public transportion  di Indonesia mengalami peningkatan pelayanan dan kenyamanan. Ada juga digital monitoring  yang membantu keamanan penumpang kereta api, bahkan penumpang dari luar negeri terlayani cukup baik,” pujinya.

Khofifah menyebutkan bahwa proses kesiapsiagaan arus libur Nataru berlangsung sejak 21 Desember 2023 – 8 Januari 2024, dimana puncak arus liburan terjadi pada 23 Desember kemarin.

Menurutnya, ada proses yang harus diantisipasi, di mana penumpang datang maupun pulang harus diperhatikan betul arusnya.

“Puncaknya adalah kemarin tetapi semua harus dibangun dengan kesiapsiagaan bersama, dan memastikan ketersediaan seat bagi setiap penumpang. Yang mana semua terfasilitasi, terantisipasi dan termitigasi dengan baik,” paparnya.

“Mudah-mudahan semua proses Nataru ini berjalan lancar semua dapat berjalan dengan bahagia,  berangkat bahagia pulang pun bahagia,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Keselamatan dan Keamanan PT. KAI Sandry Pasambuna mengatakan, dari pemantauannya di Stasiun Gubeng Surabaya ini ada peningkatan penumpang dibanding dengan tahun 2019 sangat bagus. Peningkatan ini kurang lebih ada tambahan 10 persen.

“Kami sangat berharap agar perjalanan kereta api sampai selesai Nataru berjalan dengan aman dan nyaman sehingga penumpang bisa merasakan service excellent dari PT KAI,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *