Rekom Turun, Demokrat Sidoarjo Langsung Gerak Cepat Menangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

waktu baca 2 menit
Adit Hananta Utama saat turun ke masyarakat untuk menyosialisasikan Khofifah-Emil.

SIDOARJO-KEMPALAN: Sehari setelah DPP  menurunkan rekomendasi kepada Khofifah Indar Parawasa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jatim, DPC Partai Demokrat Sidoarjo langsung  gerak cepat untuk pemenangan di Pilgub Jatim 2024.

Seperti yang dilakukan Bendahara DPC Partai Demokrat Sidoarjo Adit Hananta Utama. Dia turun langsung menyapa warga Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Rabu (13/12). Yaitu sehari setelah rekomendasi diumumkan oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)  di Surabaya.

“Kami terbiasa dengan kerja sat-set dan taktis. Ketika rekomendasi sudah turun dari Ketum AHY, maka seluruh mesin partai langsung bergerak satu suara, satu komando, satu tujuan menangkan Khofifah-Emil,” kata Adit.

Adit yang juga calon anggota legislatif (caleg) dari  Dapil 3 DPRD Sidoarjo ini mengungkapkan, turunnya rekomedasi tersebut sekaligus membuat tugas seluruh kader dan pengurus bertambah. Tidak hanya berikhtiar memenangkan kursi legislatif dan Pilpres 2024, tetapi juga mulai menyosialisasikan Khofifah-Emil agar kembali terpilih memimpin Jatim untuk periode kedua.

Karena itu, pihaknya akan terus terjun langsung ke masyarakat, mengetuk pintu warga untuk menyosialisasikan pasangan Khofifah-Emil dengan bukti-bukti kerja nyata yang telah dilakukan selama periode pertama memimpin Jatim, yakni tahun 2019 hingga akhir 2023.

“Deretan prestasi dan bukti nyata kinerja Khofifah-Emil sejak menjabat tahun 2019 hingga akhir 2023 ini membuat kita sangat optimistis, keduanya akan kembali terpilih sebagai pasangan terbaik untuk memimpin Jatim periode 2024-2029,” ujarnya.

Adit menambahkan, predikat Jatim sebagai lumbung pangan nasional, barometer pendidikan nasional, hingga tertinggi dalam penurunan angka kemiskinan merupakan portofolio nyata keberhasilan duet Khofifah-Emil selama empat tahun terakhir. Termasuk keberhasilan dalam menangani Covid -19 hingga dampak yang menyertai Covid-19.

“Insya Allah kita masih punya cukup waktu hingga pelaksanaan Pilgub Jatim 2024 mendatang untuk menyosialisasikan pasangan Khofifah-Emil. Tapi sisa waktu ini harus digunakan secara semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil maksimal pula,” jelas Adit.

Sekadar diketahui, hingga saat ini, rekomendasi untuk maju sebagai Cagub Jatim yang dikantongi  Khofifah  telah diterima dari tiga partai, yakni PAN, Gerindra, dan Partai Demokrat. Khusus Demokrat, rekomendasi yang diberikan tidak hanya untuk Khofifah tapi berpasangan dengan Emil.

Sedang Partai Golkar, meskipun sudah menyatakan mendukung Khofifah sebagai Cagub Jatim, tapi baru disampaikan secara lisan. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *