Putus Tren Buruk, Persebaya Wajib Tumbangkan Persija

waktu baca 2 menit
Puluhan Bonek datang ke lapangan Thor Surabaya untuk memberikan dukungan langsung di sesi latihan menjelang pertandingan melawan Persija Jakarta (*)

SURABAYA-KEMPALAN: Persebaya Surabaya wajib memetik kemenangan saat menghadapi Persija Jakarta guna memutus tren buruk yang sudah berlangsung selama enam laga. 

Mereka akan menghadapi Persija di lanjutan pekan ke-22 BRI Liga 1 2023/2024. Laga melawan Macan Kemayoran akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, para Sabtu (9/12) sore. 

Klub kebanggaan Arek-Arek Suroboyo itu sudah tak memetik satu pun kemenangan pada enam laga terakhirnya di Liga 1. Kemenangan terlahir Bajul Ijo diraih saat menjamu Arema FC pada 24 September lalu. 

Hasil buruk ini membuat posisi Persebaya di panas klasemen sementara semakin terpuruk. Mereka menempati posisi ke-14 dengan raihan 23 poin dari 19 laga. 

Oleh karena itu, kemenangan pun menjadi harga mati untuk Persebaya jika ingin memperbaiki posisinya di klasemen. Mereka pun terus melakukan persiapan terbaik untuk memenuhi harapan itu. 

Namun, pada persiapan melawan Persija, para pemain Persebaya tak akan ditemani oleh pelatih interim Uston Nawawi. Oleh karena itu, tim untuk sementara akan berada di bawah arahan pelatih fisik Muhammad Alimudin.

Alimudin memastikan semua program yang diinstruksikan Uston Nawawi, termasuk evaluasinya selama persiapan, tetap berjalan maksimal meski tanpa kehadiran langsung Uston Nawawi. 

“Selama ini komunikasi bagus. Sebelum lisensi, coach Uston dan kami sudah diskusi di Jogja soal detail latihannya sampai tanggal 13 Desember,” kata Muhammad Alimudin.

“Terus setiap hari kami report ke coach Uston, dia kasih informasi latihan ke saya dan saya kasih informasi latihan yang sudah kami jalani. Begitu terus setiap hari. Setelah maupun sebelum latihan,” tambahnya.

Demi mengamankan poin penuh, jajaran pelatih dan pemain pun berusaha untuk terus mempelajari kekuatan dan kelemahan Persija.

“Kami terbantu sama video. Semua latihan kami rekam setiap harinya, coach Uston tinggal kami kirim link-nya agar beliau bisa lihat dan evaluasi langsung dan kami terapkan di latihan berikutnya,” ujar Alimudin.

“Ya kami tahu rivalitas dengan Persija seperti apa. Agresivitas seperti apa. Itu yang harus kami waspadai. Program lebih banyak ke taktik untuk persiapan lawan Persija. Yang jelas kami perbaiki semuanya dari segi fisik, teknik, defender dan transisi,” tutupnya.

(*) Edwin Fatahuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *